Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan

Prahara ‘GORO-GORO’ Merujuk Alquran

1 comments

RIMANEWS – Sang Maha Resi Joyoboyo meramalkan bahwa tanda kemunculan Satrio Piningit apabila telah terjadi ‘goro-goro’ ( the doom-day). Yang dimaksud dengan goro-goro adalah terjadinya suatu prahara, petaka maha dahsyat terjadi kerusakan alam yang fatal, pembantaian-pembunuhan antar manusia dengan manusia, antar manusia dengan mahkluk-mahkluk aneh (dajal, monster, etc), akan terjadi seleksi alam -- yang muaranya nanti akan membawa dampak besar terhadap perubahan kehidupan bangsa Indonesia, khususnya umat islam sebagai golongan yang mayoritas menghuni negara ini.
Awalnya penulis tidak ingin mengkaji permasalahan “goro-goro” sebagaimana yang diramalkan oleh Joyoboyo dan sedang ribut dibicarakan oleh orang-orang setiap menjelang pemilihan presiden. Penulis lebih menyikapinya dengan sikap apatis (masa bodoh) untuk mengimbangi rasa pesimisme penulis terhadap peristiwa yang akan terjadi tersebut. Bila perasaan ini dibiarkan berlarut-larut maka secara tidak langsung penulis telah memasukkan dirinya kedalam satu perangkap bahwa penulis telah melakukan “kecurangan intelektual” secara sadar karena penulis menyajikan satu kajian ilmiah yang belum pernah dilakukan oleh manusia dimanapun dalam keadaan tidak utuh, tidak sempurna dan tidak total mengingat antara Satrio Piningit dan goro-goro memiliki hubungan kausalitas (sebab-akibat) yang musti dianalisis secara keseluruhan sesuai dengan pendekatan ilmiah yang dipilih oleh penulis yaitu Alqur’an.

Ayat Alqur’an yang dapat kami kemukakan untuk memperkuat kebenaran “goro-goro” sebagaimana yang diramalkan oleh prabu Joyoboyo adalah Surah Al-Isra (17 : 58):
  • Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauhul Mahfuzh).
Mungkin orang-orang pandai, alim ulama, kyai dan ustad akan mengatakan bahwa ayat itu tidak relevan menyebut kebenaran ramalan Joyoboyo menyangkut peristiwa goro-goro oleh karena ayat tersebut hanya berhubungan dengan ummat nabi Saleh dan telah terjadi di masa lampau sebagaimana kelanjutan ayat berikutnya (17 : 59):
  • Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu. Dan telah Kami berikan kepada Samud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu. Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti.
Mereka yang merasa cerdik pandai akan lebih merendahkan penulis jika disampaikan kelanjutan ayat 17:60 berikut ini:
  • Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: “Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia”. Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Alqur’an . Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka.
Mereka yang merasa diri ulama, ustad, para kiyai dan orang-orang cerdik pandai lainnya tidak menyadari bahwa untuk mengetahui keadaan penduduk Indonesia saat sekarang ini adalah dengan mengkaji ayat 60 terlebih dahulu. Bottom up dan bukan Top down.
Penulis lebih cenderung memaknai kata “mimpi” pada ayat 60 sebagai penglihatan gaib rasulullah di malam isra’ mi’raj, dimana ketika nabi Muhammad menceritakan “mimpi” itu kepada ummat islam sebagian besar tidak mempercayainya dan sebagiannya lagi ragu-ragu kecuali Abubakar Assyiddiq (orang yang meyakini) mimpi tersebut. Allah ingin menguji kemudian menyeleksi tingkat kepercayaan umat pada masa itu.
Di masa sekarang Allah ingin menguji ummat islam (khususnya di Indonesia) saat ini dengan adanya “pohon kayu terkutuk dalam Alqur’an”. Yang dimaksud dengan pohon kayu terkutuk adalah pohon zaqqum sebagaimana surah 37: 63-67;
  • Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim.
  • Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim.
  • Mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan.
  • Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.
  • Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.
Orang-orang yang melakukan demonstrasi adalah orang-orang yang merefleksikan api kemarahan yang ada di dalam dirinya. Orang-orang itu telah memakan buah zaqqum, dan setelah perutnya penuh mereka diberi minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas. Mereka tidak mau tunduk, mereka melakukan perlawanan dan memaksakan kehendaknya karena kepalanya adalah mayangnya pohon zaqqum seperti kepala-kepala syaitan. Ayat 60 surah Al Isra’ menggambarkan kepada kita suasana dan perasaan manusia yang melakukan demonstrasi yaitu rakyat Indonesia. Tujuan demonstrasi adalah sikap rakyat yang melakukan protes terhadap pemerintah (presiden dan penyelenggara negara lainnya dari semua tingkatan) disebabkan karena mereka tidak berlaku adil.

Di masa lalu, Allah mengutus nabi Saleh di tengah-tengah kaum Samud. Nabi Saleh berkata kepada kaumnya “janganlah ganggu unta betina itu, biarkanlah dia bebas mencari makannya sendiri”. Nabi Saleh mengatur secara adil sumber air buat yang diminum oleh manusia dan air untuk yang diminum oleh unta betina tersebut. Unta betina hanyalah ujian Allah sebagai tanda untuk menakut-nakuti. Namun kaum Samud melakukan perbuatan yang melampaui batas. Mereka mengganggu, menyakiti dan menganiaya unta betina itu. Maka turunlah azab Allah berupa hujan batu yang membinasakan seluruh kaum Samud.

Di masa sekarang, para penyelenggara negara ( Eksekutif, Legislatif, Yudikatif ) di semua level dapat dimaknai sebagai kaum Samud, dan unta betina dapat dimaknai sebagi rakyat Indonesia. Biarkanlah rakyat Indonesia menikmati apa yang seharusnya menjadi haknya. Janganlah hak rakyat diselewengkan dan dikorupsi habis-habisan yang menyebabkan terjadinya inflasi, harga-harga melambung tinggi yang menyebabkan rakyat tidak mampu untuk membeli sehingga mereka susah makan.

Di pulau Jawa sudah banyak masyarakat yang hanya makan nasi aking yaitu nasi basi yang dikeringkan kemudian dimasak kembali untuk dimakan. Ini menandakan kebebasan rakyat untuk membeli beras sudah diganggu sebagai dampak melemahnya “daya beli” masyarakat.
Allah menurunkan azabnya kepada kaum Samud. Allah menurunkan azabnya kepada penyelenggara negara di semua tingkatan. Hujan batu dapat dimaknai sebagai demonstrasi-demonstrasi yang dilakukan oleh rakyat. Semua demonstrasi hanya mempermasalahkan “kesulitan hidup”. Demonstrasi adalah tanda-tanda yang datangnya dari Allah untuk mengingatkan para golongan penindas dan penghisap ( para penguasa dzolim dan pengusaha dzolim).

Ayat 60 surah Al’isra untuk menggambarkan suasana batin rakyat Indonesia dan ayat 59 Al’isra yang menggambarkan pelanggaran-pelanggaran penyelenggara pemerintahan berjalan terus dan berputar seperti tidak akan ada habisnya. Demonstrasi tidak akan pernah habis kecuali ratu adil (Satrio Piningit) yang memimpin penyelenggara pemerintahan. Dan alam pun ikut serta memperlihatkan tanda-tandanya. Bencana tsunami, gempa bumi, banjir bandang dan tanah longsor di mana-mana, letusan gunung berapi di dasar laut dan di darat dan sebagainya memberi tanda-tanda kepada kita bahwa azab Allah yang sangat keras telah diturunkan (17:58). Jika kita tidak melihat tanda-tanda alam ini sebagai azab Allah dan tidak mengambilnya sebagai pelajaran, bukan tertutup kemungkinan Allah akan membinasakan sebagian besar penduduk Indonesia sebelum hari kiamat tiba, dan menyisakan sedikit penduduk untuk menikmati era baru, era pemerintahan ratu adil (Satrio Piningit). Goro-goro dan Satrio Piningit adalah satu kesatuan yang tidak mungkin bisa dipisahkan. Tanpa goro-goro Satrio Piningit tidak akan pernah muncul di tengah-tengah kita semua.

Telaah kritis peristiwa pemuda Ashabul Kahfi yang bersembunyi sangat relevan dengan ramalan Joyoboyo tentang Satrio Piningit yang bersembunyi. Kajian ini dilakukan bukan karena dilandasi oleh dorongan hawa nafsu duniawi atau karena ada maksud-maksud tertentu sehingga dapat mengurangi nilai objektifitasnya sebuah tulisan. Kajian ini dilakukan dengan niat suci dan tulus ingin memberi sesuatu yang berarti buat bangsa Indonesia khususnya buat ummat islam. Apalah arti seorang Cahyo Nayaswara, seorang seniman religius yang berpakaian apa adanya, berbicara apa adanya di tengah-tengah orang-orang yang merasa dirinya kaum cerdik cendikia. Cahyo Nayaswara hanyalah seperti sebuah busa di tengah samudera yang luas, yang tidak punya arti apa-apa bagi banyak orang. Tapi barangkali ada juga sedikit orang yang berfikir dan melihat busa itu sebagai petunjuk Tuhan bahwa di bawah busa itu, di dasar lautan yang dalam ada sebuah mutiara indah yang tinggi nilainya yang patut diselami.

Dan kepada banyak orang yang menolak kebenaran ini biarkanlah dia mendengar firman Allah di bawah ini:
  • Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat dari Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya?. Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya. (18 : 57)
Cahyo Nayaswara bukan orang pertama yang menyampaikan kebenaran ramalan Joyoboyo tapi Cahyo Nayaswara adalah orang pertama yang menyampaikan kebenaran ramalan Joyoboyo berdasarkan Alqur’an. Cahyo Nayaswara hanya menyampaikan atau menyuarakan kebenaran tidak lebih dari sekedar sebagai Sabdo Palon Noyo Genggong. Akan ada sedikit orang yang dapat menyelami makna-makna sebuah perkataan seperti menyelami lautan dalam untuk mendapatkan mutiara indah yang sangat mahal harganya.

Kepada yang mulia Satrio Piningit, yang masih sangat misterius keberadaannya saya hanya bisa mengucapkanSalamun Alaikum Bima Sabartum. ( Keselamatan / Kemenangan atasmu berkat Kesabaranmu ).  [ mr.heal / RmN / CN / Kmps ]

NB:   Cahyo Nayaswara (CN) adalah seniman religius yang bernaung di bawah wadah HSBI (Himpunan Seni Budaya Islam) berkantor di mesjid Istiqlal, Jakarta. Sumber.

Bookmark and Share

Lightworker

0 comments

LIGHTWORKER, SANG AVANT GARDE DI MASA TRANSISI BUMI

Jadi siapa itu lightworker? Lightworker atau pekerja cahaya adalah jiwa-jiwa yang datang ke Bumi untuk membantu proses transisi/transformasi/evolusinya. Mereka adalah sukarelawan yang datang dari dimensi lebih tinggi. Mereka adalah para starseed juga incarnated angel. Tak seperti manusia lain, mereka kesini bukan untuk belajar, tetapi untuk menjalankan tugas, sebuah tugas mulia.

Para avatar, spiritual master seperti Jesus, Budha, Krishna, Kwan Yin dan lainnya, mereka adalah lightworker. Di saat Bumi carut-marut, porak poranda karena ulah manusia tak bertanggung jawab, banyak orang berdoa pada Tuhan untuk mengirimkan pembimbing, penuntun, supaya Bumi menjadi baik kembali. Karena itulah para lightworker datang membantu. Kini, disaat Bumi ada diambang kehancuran, Tuhan sudah memutuskan Bumi harus bertransisi/bertransformasi/berevolusi dengan meningkatkan vibrasinya. Oleh karena itu lebih banyak lightworker yang turun ke Bumi untuk membantu proses tersebut, namun kali ini jumlahnya tak sebatas hitungan jari, melainkan RIBUAN.

Lightworker yang sesungguhnya tak mengedepankan egonya dan mendidikasikan hidupnya untuk melayani Bumi juga umat manusia pada masa transisinya. Setiap lightworker terhubung dengan Federasi Cahaya Galaktik/Komando Ashtar. Lightworker sesungguhnya TAK TERMASUK GOLONGAN/KAUM MANAPUN di Bumi. Mereka bekerja, bertugas, murni untuk kepentingan Tuhan.


Namun sayang, pada kenyataannya tak semua lightworker sadar akan siapa dirinya juga tugasnya di Bumi. Beberapa bahkan ada yang membelot dan memihak kelompok gelap. Mereka sudah terperangkap pada kehidupan dunia fana ini, sehingga melupakan misi sucinya di Bumi. Karena ini semua menyangkut pilihan, kehendak bebas setiap mahluk.
Selanjutnya saya akan jelaskan tugas-tugas lightworker. 3 tugas utama lightworker di Bumi diantaranya adalah:
  • Sebelum pemurnian Bumi: Mereka bertugas meningkatkan vibrasi manusia Bumi supaya bisa selaras dengan vibrasi Ibu Bumi yang terus naik. Karena semakin banyak manusia yang vibrasinya selaras dengan Ibu Bumi, maka pemurnian akan semakin lancar. Ini dilakukan dengan terus menyadarkan manusia akan inti SPIRITUALITAS yang sesungguhnya.
  • Saat pemurnian Bumi: Mereka membantu membersihkan seluruh bentuk polusi di Bumi, pada tanah, air, udara, juga tingkat ether yang disebabkan oleh pikiran & emosi negatif manusianya. Mereka juga membantu mengembalikan kondisi grid Bumi yang rusak supaya baik kembali.
  • Setelah pemurnian Bumi: Mereka bertugas merekonstruksi Bumi untuk membangun peradaban baru, yang harmonis dengan seluruh mahluk, yang jauh lebih baik.
Seorang lightworker dapat memiliki satu, dua atau bahkan ketiga tugas sekaligus.


Lightworker dapat diibaratkan seperti seorang bidan yang membantu persalinan Ibu Bumi. Untuk menghasilkan dunia baru, manusia baru, juga peradaban yang baru. Mereka membantu sekuat tenaga supaya persalinan sang Ibu bisa selancar mungkin. Mereka akan berusaha semaksimal mungkin supaya Ibu Bumi juga kandungannya bisa selamat saat proses persalinan.

Para lightworker adalah seorang guru. Mereka membantu manusia Bumi mengajarkan esensi SPIRITUALITAS sesungguhnya. Mereka menyebarkan pengetahuan, kebijaksanaan serta kasihnya pada dunia. Dengan sabar mereka menuntun, membimbing, sekaligus memberi contoh bagaimana hidup harmonis dengan seluruh mahluk. Bagaimana hidup sesuai jalan cahaya, jalan Tuhan.

Lightworker juga seperti para artisan/seniman. Seperti pemahat, mereka membantu membentuk Bumi ini menjadi lebih indah. Bagaikan pelukis, mereka menorehkan karya-karya mereka, dari visi mereka, kedalam dunia dengan warna-warni yang cantik. Layaknya composer, yang merangkai nada-nada indah, mereka membantu mengembalikan irama kehidupan di Bumi ini menjadi harmonis lagi.

Para lightworker adalah prajurit Tuhan yang membela cahaya. Mereka memerangi kegelapan yang sudah lama sekali menyelimuti Bumi dengan cahaya, informasi dan KASIH. Mereka adalah pasukan gagah berani yang akan selalu ada di garis depan melawan kelompok gelap.

Para lightworker adalah pemimpin. Mereka adalah kekuatan utama dalam pergeseran Bumi. Mereka yang akan memimpin manusia Bumi menjalani evolusinya.

Bookmark and Share

Menemukan Jati diri Sendiri

0 comments
Banyak orang yang tidak mengenal jati diri sendiri, sehingga membuat mereka sulit untuk menentukan hal-hal apa saja yang patut dan tidak patut untuk dilakukan oleh mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Alasan inilah yang membuat kita perlu mengetahui bagaimana cara menemukan jati diri sendiri, sehingga kita tidak mudah untuk terpengaruh dengan orang lain disekitar kita.

Pengertian Jati Diri

Sebagian orang berpendapat bahwa arti jati diri adalah suatu manifestasi ideologi hidup seseorang. Jati diri sendiri merupakan bagian dari sifat seseorang yang muncul dengan sendirinya mulai dari kecil, kemudian sifat bawaan kadang juga terpengaruh dengan faktor lingkungan tempat seseorang hidup dan dibesarkan.

Kita tentu sudah tidak asing mendengar istilah seorang anak yang sedang mencari jati diri, hal ini sering terungkap karena dalam proses pembentukan karakter yang sebenarnya pada diri seseorang adalah pada masa pancaroba, yaitu masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa.

Cara Menemukan Jati Diri

Dari pengertian jati diri yang sudah dipaparkan diatas, bahwasanya jati diri itu sendiri merupakan suatu manifestasi ideologi hidup seseorang, sehingga bagaiaman cara menemukan jati diri sendiri itu juga merupakan hak mutlak bagi seorang individu untuk menentukan jati dirinya sendiri.

Ketika seseorang yang telah dapat memahami akan kemampuan dan kekuatan pada dirinya yang didasari dengan iman dan taqwa pada Tuhan, maka saat itulah seseorang sudah dapat dikatakan menemukan jati dirinya sendiri.

Seseorang, disaat mengalami suatu masalah sering merasa kebingungan bagaimana cara menyelesaikannya. Dan dari sini kemudian akan berkembang menjadi masalah lain yang menimbulkan seseorang menderita, susah, dan lain-lain. Hal ini bisa terjadi, dikarenakan tidak pernah menyadari, bahwa setiap manusia hidup didunia, mau tidak mau, suka maupun tidak,  tidak akan pernah lepas dari permasalahan. Walaupun didalam setiap doa yang disampaikan pada Tuhan, selalu meminta agar dilepaskan dari permasalahan. Padahal, sebagaimana yang pernah saya tuliskan jauh sebelumnya, bahwa manusia hidup didunia ini adalah sementara. Disamping itu, alam dunia ini bukan merupakan alam manusia yang sebenarnya, jadi kita harus selalu siap untuk mendapatkan masalah yang beraneka ragam. Jika kita tidak pernah memperhatikan, maka kita sebagai manusia akan selalu mengalami penderitaan disaat masalah telah menerpa kita.


Untuk itu, sebagai langkah awal, lewat tulisan ini saya mencoba untuk mengurai terhadap permasalahan hidup manusia yang tidak akan lepas dari munculnya suatu warna perasaan disaat permasalahan itu timbul.

Dan, agar tidak terlambat didalam antisipasi, diperlukan suatu pemikiran dan perenungan pada setiap masalah yang timbul didalam kehidupan kita sehari-harinya. Apa yang harus dipikirkan, dan direnungkan?  Yaitu, segala sesuatu yang terjadi pada hari ini, dan kemudian dicocokkan dengan apa yang telah terjadi pada hari-hari sebelumnya, khususnya terhadap segala perasaan yang timbul akibat adanya permasalahan yang kita alami. Contoh ; disaat kita  selesai marah, pikirkan dan renungkan kenapa tadi kita marah, bisakah untuk selanjutnya tidak marah lagi bila ada permasalahan yang sejenis?

Begitu pula, disaat kita selesai mengalami kesedihan, penderitaan dan lain-lain. Bisakah kita untuk tidak mengalami hal yang sama disaat perasaan itu akan timbul kembali? Adapun caranya tidak ada lain, kecuali hanya dengan berpikir, apakah jika perasaan itu muncul, adakah keuntungan yang kita dapatkan? Bila ternyata tidak ada, lantas untuk apa kita marah dan kita bersedih? Hal ini bisa menjadi bahan perenungan, disaat masalahnya telah berlalu. 

Sebab pada saat kita marah, kita bersedih, tentu hati kita akan jadi gelap, sehingga kita tidak akan bisa mendapatkan jalan keluar yang terbaik. Makanya saat kita bersedih, menderita, marah dan lain-lain, jangan sekali-kali mengambil suatu keputusan apapun. Lebih baik lanjutkan dahulu perasaan yang muncul pada kita. Bahkan, dalam keadaan bahagia yang melampaui batas, juga tidak diperkenankan mengambil suatu keputusan apapun. Khususnya, yang menyangkut segala sesuatu yang belum terjadi. Sebab, keputusan yang ada, akan mempengaruhi pada tindakan yang akan diambil, yang biasanya akan membuat kerugian pada diri sendiri.

Jadi, dengan adanya permasalahan-permasalahan pada diri kita, bisa mendapatkan pengalaman didalam perkembangan jiwa. Tetapi, yang sering terjadi, jika permasalahan itu timbul, khususnya perasaan marah masih sering membekas, bahkan bisa pula berakibat dendam pada seseorang.

Selanjutnya, sebagai langkah yang kedua,  disaat  berdoa, kurangilah segala hal yang secara tidak kita sadari menyuruh Tuhan untuk bekerja. Walaupun kelihatannya memohon secara halus, akan tetapi hal itu menunjukkan, bahwa kita yang menjadi Tuhan, dan memerintah Tuhan agar bekerja untuk kita. 

Contoh : Ya Allah mudahkan rejeki bagi kami, limpahkan rejeki, berilah kenikmatan pada kami, lapangkan dada kami masukkan kami kedalam surga. Bimbinglah kami, dan lain-lain. Menurut hemat saya, mestinya disaat berdoa harus yang mengandung arti bahwa kita yang bekerja, bukan Tuhan. Contoh doa yang benar adalah” Ya Allah, petunjuk apa yang harus aku laksanakan agar rejeki ku lancar”Ya Allah Apa yang harus aku lakukan agar aku bisa masuk surga, seperti mereka-mereka yang masuk surga? Ya Allah, apa yang harus aku lakukan supaya aku semakin dekat denganMu dan jauh dari kesesatan?  dan sebagainya, tergantung konteks doa apa yang kita kehendaki.  Ini hanya sekedar contoh, bagi mereka yang belum mengenal jati diri. 

Adapun bagi mereka yang telah mengenal jati diri, saya yakin bahwa mereka disaat berdoa, tidak akan pernah menggunakan kata-kata, melainkan cukup dengan suatu perbuatan untuk mencapai sesuatu. Namun, bila hal ini tidak saya tulis, lantas sampai kapan kita akan berhenti menyuruh Tuhan terus menerus? Sampai kapan kita akan dewasa dan mandiri?  Dan sampai kapan kita bisa benar-benar berbakti kepada Tuhan?

Kesimpulannya, dengan langkah doa yang saya sebutkan diatas, kita akan tertuntun untuk selalu bekerja sesuai dengan petunjuk Tuhan, bukan malah sebaliknya kita yang memerintah Tuhan untuk bekerja. Walaupun cara doa seperti yang lazim kita pergunakan itu adalah sah-sah saja. Akan tetapi, apabila doa seperti itu berkelanjutan terus menerus akan membuat kita malas untuk berusaha dan bekerja, serta akan pula kecanduan untuk menyuruh orang lain mengerjakan apa yang menjadi kesulitan kita. 

Sementara kita, hanya tinggal ongkang-ongkang kaki saja, dan tinggal memakainya. Bukankah saat ini kita sering hanya sebagai pendengar, penonton, dan juga pemakai belaka? Dan jarang sekali yang sebagai pelaku sejarah, kendatipun itu hanya sejarahnya sendiri. Amat ironis sekali. Namun diantara kita masih belum menyadari, sehingga doa seperti yang menurut kita lazim, dan memang ada pedomannya, tetap saja dilakukan. 

Dengan adanya cara, dan redaksi doa yang masih seperti itu, akan membuat kita kebiasaan menyuruh orang lain. Atau setidak-tidaknya kita akan berlomba-lomba untuk menggunakan segala cara, bagaimana bisa selalu menyuruh orang lain terhadap kepentingan kita. Dengan demikian yang perlu saya pertanyakan dimanakah unsur kebaktian kita kepada Tuhan? Dan apakah kebaktian dan ibadah itu memang harus menyuruh Tuhan? Sehingga, semakin sering kita menyuruh Tuhan lantas kita dikatakan beriman kepada Tuhan?

Sebagai langkah yang ketiga atau terakhir, janganlah sekali-kali kita makan, minum atau lain-lain, yang sekiranya kita tidak benar-benar membutuhkan. Juga, jangan seringkali memikirkan segala sesuatu yang telah berlalu, walaupun itu pahit atau senang. Tetapi selalu melangkahlah kedepan agar kita tidak selalu terganjal oleh masa lalu. 

Dan sering-seringlah berlatih untuk bertanya pada dirinya sendiri apa yang harus dilakukan, sembari membaca, memperhatikan, berpikir, dan merenung, bahwa segala sesuatu yang terjadi, akan terjadi, adalah merupakan variabel yang memang harus dilalui serta diketahui oleh Tuhan yang telah menciptakan kita beserta alam seisinya ini. Bahkan segala sesuatu yang tidak mungkin terjadi, bisa saja terjadi. Sehingga dengan begitu, apabila kita selalu berlatih untuk mengajak diskusi dengan diri sendiri, diharapkan “jati diri “kita akan muncul dengan sendirinya. 

Bahkan, kalau sudah terbiasa, kita akan sering mendengar suara kita sendiri, atau melihat diri kita sendiri. Karena sesungguhnya itulah yang benar. Dan, dia itulah yang selama ini melihat dan mendengar, kendati tanpa mata dan telinga, seperti apa yang pernah saya tulis terdahulu, yakni “mendengar warna dan melihat suara”.

Jati Diri dalam Pandangan Islam

JATI DIRI itu tentang tujuan akhir kita menghadap Allah SWT. Sebab JATI DIRI itu wajah batiniah kita. Wajah Ukhrawi kita. Seperti apakah wajah kita di hari kiamat kelak masih manusiakah atau berbentuk binatang. Krn umumnya kita belum bisa melihat secara kasat mata.

Mungkin nanti saat menghembuskan nafas yg terakhir. Disitu kita akan terbelalak spt di dlm firman ALLAH SWT: QS.Qaf (55):22

"Maka kami singkapkan tirai yg menutup matamu dan tiba-tiba matamu hari ini menjadi amat tajam"

Didalam hadist RASULULLAH SAW yg dikutip dari tafsir Majma Al-Bayan 10:43 yg mengisahkan bagaimana wujud manusia pd hari kiamat kelak.

Pd suatu hari Muadz bin Jabal duduk di dekat Nabi SAW di rumah Ayub Al-Anshari. Muadz bertanya :

"Ya Rasulullah SAW apa yg dimaksud dengan ayat pd hari ditiupkan sangsakala dan kalian datang bergolong-golongan?"
Di dalam QS.An-Naba (78):18

Rasulullah SAW menjawab:

"Hai Muadz,kamu telah bertanya ttg sesuatu yg berat. Umatku akan dibangkitkan dalam 10 golongan. Allah SWT memilah mereka dari kaum muslimin dan mengubah bentuk mereka sebagian berbentuk monyet,sebagian lagi berbentuk babi,sebagian lagi berjalan terbalik dg kaki di atas dan muka dibawah lalu diseret-seret,sebagian lagi buta merayap-rayap,sebagian lagi tuli bisu tdk bisa berpikir,sebagian lagi menjulurkan lidahnya yg mengeluarkan cairan menjijikan semua orang,sebagian lagi mempunyai kaki & tangan terpotong,sebagian lagi disalipkan pd tonggak-tonggak api,sebagian lagi punya bau yg lebih menyengat dari bangkai,sebagian lagi memakai jubah ketat yang mengoyak-ngoyakan kulitnya".

Sehingga yg menentukan JATI DIRI kita sekarang & juga nanti adalah amal-amal kita selama di dunia.

Dalam pandangan orang-orang shaleh, bentuk sejati/bentuk batin kita ini pun sudah tampak olehnya.

Imam Ja'far (Cucu Nabi SAW generasi.ke-5)pernah memperlihatkan kpd sahabatnya Abul Bashir saat musim haji,betapa banyaknya binatang berputar-putar disekitar ka'bah(tawaf), sedangkan yg terlihat sebagai manusia hanya sedikit sekali & itu pun tampak bagai kilatan cahaya.

Oleh karenanya jangan sampai kita kembali menghadap ALLAH SWT dlm keadaan binatang berbungkus manuasia.....Na'udzubillah....
Tentu kita juga ingin tahu sebelum nafas terakhir menghembuskan krn akan sia2 jika kita tahu sdh terakhir krn bila dlm bentuk manusia kpn kita akan memperbaikinya krn sdh terlambat.

Itu yg dimaksud JATI DIRI sbb amal-amal kita, apapun itu yg baik/yg buruk, semua menjelma mewujud dan membentuk tubuh ukhrawi (wujud batiniah).
Mudah-mudahan pencerahan ilmu yg tdk seberapa ini akan menjadi petunjuk jalan utk mengerti apa itu JATI DIRI.

Bookmark and Share

Kemana mencari Jati Diri ?

0 comments

Sering kita mendengar istilah mencari jati diri, kehilangan jati diri, atau paduan suku kata lain yang bermakna hampir sama. Obrolan dua hari yang lalu bersama seorang kawan belum menemukan titik temu arti sesungguhnya, karena pada akhirnya dia berkata belum memahami betul apa itu sejatinya jati diri, diri yang mana, dan wujudnya seperti apa. Ditambah dengan penambahan kata mencari atau kehilangan, kian menimbulkan kerancuan pemikiran kami, lalu timbullah pertanyaan, benarkah jati diri itu dicari atau ditemukan? Dan jati diri yang seperti apa sehingga bisa dikatakan hilang?

Baiklah, lewat beberapa coretan kedepan saya bersama pemikiran seadanya akan berusaha mengurai apa yang sempat terlintas di benak ini. Agar lebih paham, mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti kata jati diri adalah ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda, bisa pula berarti identitas, inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dari dalam atau spiritualitas. Nah, berkaca dari pengertian ini dirasa ada keambiguan seseorang dalam memaknai kata jati diri selama ini. Kalimat mencari jati diri akan terkesan rancu bila dicermati dan kali ini saya dan teman saya sepakat mengiyakannya. Bagaimana tidak rancu, bukankah jati diri itu ada dalam diri? Kenapa musti dicari? Malah saya sempat berpikir bahwa sebenarnya jati diri tak pernah hilang. Bila orang berkata hilang, saya pikir tidak. Karena, biar bagaimanapun dalam diri seseorang pasti ada sesuatu yang berbeda dari orang lain dan itu pun tidak akan pernah bisa tercuri atau hilang. Biar lebih mudah kita bisa ambil contoh air, mau dicampur atau diberi pewarna apapun sifat zat cairnya akan tetap ada. Berubah seperti apa air akan tetap dikatakan air, walau dalam wujud comberan sekalipun.

Begitu pula dengan diri kita. Janganlah merasa pesimis tentang kelabilan yang dikira masih dalam pencarian jati diri. Diri ada bukan untuk dicari. Sebetulnya ia telah tertanam dalam diri, tinggal membongkarnya saja. Andai kata memang kesulitan, seseorang tersebut belum menyadari, ditambah dengan kesibukan melihat sekitar atau orang lain malah terlupalah sejatinya diri. Menganggap orang lain lebih hebat dan lebih cocok menjadi panutan lambat laun dengan  ketertarikan tersebut akan menimbun ke’aku’ annya. Terkuburlah sosok dia yang sebenarnya dan terganti oleh sosok baru atau cermin lain. Maka tak heran ada beberapa orang yang begitu asing dengan dirinya sendiri dan muncullah kalimat ‘siapa aku?’ atauwho am i? yang dikiranya dia sedang kehilangan jati diri, padahal tidak. Jati dirinya ada, cuma masih tertimbun oleh tumpukan obsesi dan tekanan ketidakpercayaan diri. Semisal, sering kita melihat seseorang berpenampilan layaknya idola yang mereka gemari. Mulai dari gaya rambut, pakaian yang dia kenakan, sampai gaya bicara pun persis. Dengan begitu, kita menjadi kesulitan melihat sosok dia yang sebenarnya. Tidak bisa dikatakan dia sedang kehilangan jati diri, terkontaminasi barangkali iya.

Akhir obrolan dengan kawan, saya melontarkan satu kata kunci ‘proses’. Untuk menonjolkan jati diri sejatinya membutuhkan proses. Kembali lagi ke pengertian yakni adanya identitas, inti, jiwa, semangat, dan daya gerak ternyata ada bukan berjalan dengan sendirinya. Terbentuknya jati diri yang kuat pastilah terlebih dahulu ditempa oleh berbagai pilihan serta problematika dalam perjalanan hidupnya. Pilihan untuk mengikuti aliran atau tetap mempertahankan kenyamanannya. Bila dia mengikuti aliran bisa jadi dia akan terbawa arus dan lupa pada tujuan serta dirinya sendiri. Kemudian muncullah golongan orang-orang alay, lebay, epigon, dan lain sebagainya. Atau dia akan tetap mempertahankan ke’aku’annya. Walaupun ini baik, bila perlakuannya berlebihan maka akan negatif juga karena bisa memunculkan orang-orang yang bersifat egois atau diktator. Idealnya, kita tetap pada kedirian dan prinsip, namun jangan melupakan keterbukaan. Jangan melupakan bahwa kita adalah makhluk sosial yang berteman dengan segala macam perbedaan.

Sebaiknya, jangan sampai kita menyiksa diri sendiri untuk mengikuti orang lain. Apa salahnya menjadi berbeda, toh itu nantinya tidak akan mengurangi kualitas diri. Banyak orang beranggapan bahwa penampilan fisik adalah segala-galanya dan merupakan bagian dari jati diri. Saya pikir tidak, justru, apa yang terbungkus dalam fisik itulah diri kita sebenarnya. Jadi, jangan lama-lama kita mau dikecoh persepsi bahwa jati diri bisa nampak jelas oleh mata melalui bungkus luar. Jangan terlalu lama pula kita bersolek hanya membenahi coversaja, sampai melupakan ketahanan spiritual yang memprihatinkan. Diri ada di dalam, kekuatan ada di jiwa, selamat berproses untuk mempertahankan dan menguatkannya…!! (Iis Ernawati).

Bookmark and Share

Tirulah 5 Sifat Pensil Dalam Kehidupanmu

0 comments

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat, "Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?"

Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, "Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang Nenek pakai. Nenek harap kamu bisa meniru pensil ini ketika kamu besar nanti," ujar si nenek lagi.

Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. "Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya," ujar si cucu.

Si nenek kemudian menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini." Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.

"Pertama, pensil mengingatkan kamu kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya Tuhan. Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya."

"Kedua, dalam proses menulis, Nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita."

"Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik."

"Ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar."

"Keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah berhati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu."

"Kelima, sebuah pensil selalu meninggalkan tanda / goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar, apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini, pasti akan tinggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah berhati-hati dan sadar terhadap semua tindakan."

Bookmark and Share

Kesamaan Mimpi Pria Dan Wanita

0 comments

Mimpi pria dan mimpi wanita. Mimpi dikejar hantu, mimpi dikejar orang gila ataupun mimpi bercinta sering dialami usia dewasa. Ternyata karakteristik dan perbedaan fisik, ternyata pria dan wanita memiliki beberapakesamaan. Dalam masalah mimpi misalnya, pria dan wanita sama-sama sering bermimpi tentang seks dan dikejar-kejar. Juga sudah jelas bahwa wanita bermimpi tentang bercinta seperti halnya pria.

Meskipun beberapa hal yang diimpikan sama, ada sedikit kecenderungan yang berbeda. Pada pria, mimpi tentang seks lebih banyak dibanding mimpi dikejar-kejar. Sedangkan pada wanita sebaliknya, lebih banyakmimpi dikejar-kejar dibanding bermimpi tentang seks.

Temuan ini diperoleh ilmuwan dari University of Montreal setelah melakukan analisis data selama 11 tahun menggunakan ribuan jawaban kuesioner online. Hasilnya menemukan perbedaan gender yang mencolok. Oleh peneliti, kecenderungan ini disebut "Keragaman Tema Mimpi".

Sebanyak 28.888 orang pria dan wanita berusia 10 sampai 79 tahun ditanya mengenai hal apa yang paling sering diimpikan. Peserta diminta memilih apa saja yang ditakutkan dari 56 daftar yang dimuat situs Dream and Nightmare Laboratory at Sacre-Coeur Hospital pada bulan Januari 1997 sampai bulan Juni 2008.

Hasilnya menemukan bahwa pria paling banyak bermimpi mengenai seks dengan persentase sebesar 85%. Seks ternyata juga banyak diimpikan para wanita, tapi hanya menduduki peringkat kedua terbanyak dengan 73%. Untuk mimpi dikejar-kejar, wanita justru paling banyak memimpikannya dengan persentase 83%, sedangkan pada pria hanya 78%. Selain itu, mimpi terjatuh adalah mimpi ketiga terbanyak baik padapria maupun wanita.

Wanita sering memimpikan orang yang telah meninggal, menjadi lumpuh, gagal ujian atau menemui serangga, laba-laba dan ular. Di sisi lain, pria lebih sering bermimpi dapat terbang atau melayang di udara, memiliki kekuatan magis atau kemampuan mental yang tinggi, bisa membunuh orang atau melakukan perjalanan ke planet lain lalu bertemu alien.

"Konten negatif lebih sering terjadi pada wanita, terutama pada masa remaja. Konten negatif juga lebih sering terjadi pada kedua jenis kelamin ketika berusia antara 20 sampai 30 tahun, yaitu ketika indeks kebahagiaan berada pada titik terendah," kata Nielsen seperti dilansir Toronto Sun.

Penelitian ini juga menemukan hal yang mengejutkan, yaitu keragaman mimpi semakin berkurang ketika orang beranjak tua. Ketika bertambah usianya, mimpi yang dimiliki orang makin terbatas, bukan malah makin beraneka ragam.

Pernahkan anda bermimpi dikejar orang gila dan sembunyi dimanapun ketahuan terus atau mimpi bercinta sejuta kenihkmatan rasanya ? 

Bookmark and Share

Cerita Lucu - AMERIKA TAKUT SAMA INDONESIA ?

0 comments

Sebenarnya abis Irak, Indonesia mau jadi sasaran berikutnya.Alasan Kenapa Amerika Takut berperang dengan Indonesia ?Tapi Pentagon membayangkan jika AS terpaksa harus menyerang Indonesia, berapa kerugian yang harus di pikul pihak AS dan berapa keuntungan pihak Indonesia dari kehadiran tentara AS di sana.

Begitu memasuki perairan daratan Indonesia, mereka akan di hadang pihak bea cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan perang tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti mereka harus menyediakan "Uang Damai", coba hitung berapa besarnya jika bawaanya sedemikian banyak.

Kemudian mereka mendirikan Base camp militer , bisa di tebak di sekitar base camp pasti akan di kelilingi tukang Bakso, Tukang Es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral Cel-Dam Rp.10000 3 Pcs. Belum lagi para pengusaha komedi puter bakal ikut mangkal di sekitar base camp juga.

Kemudian kendaraan-kendaraan tempur serta tank -tank lapis baja yang di parkir dekat base camp akan di kenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perpakiran daerah. Jika dua jam pertama perkendaraan dikenakan Rp. 10.000,- (maklum tarif orang bule),berapa yang harus di bayar AS kalau kendaraan& tank harus parkir selama sebulan.

Sepanjang jalan ke lokasi base camp pasukan AS harus menghadapi paraPak Ogah yang berlagak memperbaiki jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaran tempur dan tank harus membelok atau melewati pertigaan mereka harus menyiapkan recehan untuk para Pak Ogah.

Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi, karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan di hampiri para pengamen,pengemis dan anak-anak jalanan, ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi. Belum lagi jika di jalan bertemu polisi yang sedang bokek, udah pasti kena semprit kerena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa uang damai yang harus di keluarkan.

Di base camp militer, tentara AS sudah pasti nggak bisa tidur, karena nyamuknya busettt, gede-gede kayak vampire. Malam hari di hutan yang sepi mereka akan di kunjungi para wanita yang tertawa dan menangis. Harusnya mereka senang karena bisa berkencan dengan wanita ini tapi kesenangan tersebut akan sirna begitu melihat para wanita ini punya bolong besar di punggungnya.

Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena di sungai banyak di lalui "Rudal Kuning" yang di tembakkan penduduk setempat dari "Flying helicopter" alias wc terapung di atas sungai.

Pasukan AS juga tidak bisa jauh-jauh dari pelaratan perangnya, karena di sekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempereteli peralatan perang canggih yang mereka bawa. Meleng sedikit saja tank canggih mereka bakal siap dikiloin. Belum lagi para curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya siap merebut jip-jip perang mereka yang kalau didempul dan cat ulang bisa di jual mahal ke anak-anak orang kaya yang pengen gaya-gayaan.

Dan yang lebih menyedihkan lagi badan pasukan AS akan jamuran karenatidak bisa berganti pakaian. Kalau berani nekat menjemur pakaiannya dan meleng sedikit saja, besok pakaian mereka sudah mejeng di pasar Jatinegara di lapak-lapak pakaian bekas.

Peralatan telekomunikasi mereka juga harus di jaga ketat, karena para bandit kapak merah sudah mengincar peralatan canggih itu. Dan mereka juga harus membayar sewa tanah yang di gunakan untuk base camp kepada para pemilik tanah. Di samping itu mereka juga harus minta izin kepada RT/ RW dan kelurahan setempat, berapa meja yang harus di lalui dan berapa banyak dana yang harus di siapkan untuk meng-Amplopi pejabat-pejabat ini.

Para komandan pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para prajuritnya yang banyak menyelinap keluar base camp buat nonton dangdut di RW 06, katanya ada Inul di sana.

Membayangkan ini semua akhinya Bush dan Rumsfield memutuskan untuk mundur.

Bookmark and Share

Coffin Birth - Fenomena Melahirkan Dalam Kubur

0 comments

Bisakah seorang perempuan yang meninggal dalam kondisi hamil melahirkan setelah dikuburkan? Ternyata itu tak cuma cerita fiksi dalam film Suzanna "Beranak Dalam Kubur", fenomena itu memang benar-benar ada.
Dalam istilah medis fenomena perempuan meninggal yang melahirkan anaknya di dalam peti mati atau makam disebut Coffin Birth.

Coffin Birth adalah suatu istilah yang digunakan oleh seorang pemeriksa mayat (coroner) untuk proses kelahiran spontan yang terjadi pada seorang perempuan hamil yang sudah meninggal. Biasanya terjadi beberapa minggu atau bulan setelah si perempuan meninggal.

Jadi jangan heran jika ada kejadian ditemukan bayi di dalam kuburan perempuan yang terpisah dari ibunya. Bayi ini pun sudah dalam kondisi meninggal. Biasanya perempuan hamil yang meninggal, bayinya tidak dikeluarkan jika dinyatakan bayinya pun tidak lagi bernyawa.

Bagaimana proses perempuan mati yang melahirkan dalam kubur?

Fenomena ini terjadi ketika gas yang secara alami terbentuk di dalam perut dan daerah panggul pada tubuh seseorang yang sudah membusuk. Gas ini akan memberikan tekanan yang cukup kuat untuk mendorong bayi yang dikandung agar bisa keluar melalui jalan lahir dari tubuh ibunya yang sudah meninggal.

"Kondisi ini bisa terjadi jika tubuh mayat tidak diawetkan dengan cara dibalsem. Tapi jika tubuh dibalsem dengan benar maka fenomena tersebut tidak akan mungkin terjadi," ujar Boyd Stephens, kepala pemeriksa medis di San Fransisco, seperti dikutip dari USAToday.

Fenomena coffin birth ini pernah terjadi pada April 2003. Kepala pemeriksa medis di San Francisco, California, bersama dengan tim penyelidik menemukan fenomena ini.
Tim penyelidik menyatakan bahwa coffin birth menjadi alasan yang paling mungkin dari ditemukannya tubuh seorang perempuan dewasa yang hamil dan membusuk dengan seorang bayi yang terdampar secara terpisah. Fenomena ini terjadi di timur laut San Francisco.

Istilah coffin birth pertama kali didefinisikan dalam bahasa Jerman yaitu Sarggeburt. Fenomena kelahiran ini sebenarnya telah terjadi sepanjang sejarah manusia sebelum adanya teknik pengawetan dengan cara pembalseman pada mayat.Namun sejak teknik pembalseman atau pengawetan lainnya semakin moderen, maka fenomena ini sudah sangat langka terjadi. Karenanya semenjak awal abad ke-21, istilah kelahiran ini sudah sangat jarang muncul di masyarakat.

Di sisi lain, kelahiran pada ibu yang sudah meninggal masih mungkin terjadi ketika kematian akibat kecelakaan atau pembunuhan yang tidak mungkin prosedur pembalseman dilakukan.

Para ahli forensik menyatakan bahwa coffin birth atau terkadang disebut dengan kelahiran postmortem bisa memakan waktu beberapa minggu atau bulan baru terjadi.

Hal ini tergantung pada faktor-faktor eksternal seperti suhu di luar tubuh atau dari dalam tubuh perempuan itu sendiri. Karena diperlukan gas yang cukup dari dalam tubuh akibat proses pembusukan.

Bookmark and Share

Atm Di Bali Berdinding Bambu

0 comments
Kalau anda membayangkan sebuah ATM laksana sebuah rumah mini lengkap dengan tembok tebal dan sistem pendingin, mungkin anda perlu melihat sebuah sekolah di Bali yang membangun sebuah ATM yang terbuat dari Bambu.


Ide ini datang dari bankir Bank Internasional Indonesia (BII) yang mengajukan ide kepada pendiri Green School Bali, John Hardy untuk membangun ATM yang ramah lingkungan. Namun ATM tersebut juga harus ramah lingkungan karena kebutuhan listrik untuk satu ATM sangat besar.


Alih-alih menggunakan beton, mereka menggunakan bambu, kaca dan aluminium daur ulang, sementara untuk fondasinya dipakai sebuah batu besar yang dipaku ke mesin ATM untuk keamanan. Sementara energi dipasok oleh 4 panel solar yang menjulang diatas ATM. Dan hasilnya cukup indah bukan?

DAPET DUIT SEMBARI FACEBOOK'AN

Bookmark and Share

Benarkah Perempuan Memimpikan Penis Besar?

0 comments

Ada jajak pendapat, 80 persen perempuan menyatakan bahwa fantasi terbesar dan paling rahasia mereka adalah setidaknya sekali mereka memiliki fantasi dengan penis besar.

Ketika kita mengatakan penis yang besar, setidaknya 20cm.

Apakah perempuan benar-benar terobsesi dengan ukuran alat kelamin laki-laki itu, atau itu hanya masalah laki-laki dan perempuan tidak peduli?

Apakah penis yang besar dan tebal benar-benar diperlukan untuk seks yang luarbiasa? Apakah lelaki yang tidak memilikinya kehilangan kesenangan dan akan tetap melajang seumur hidupnya?

Orang yang berbeda, tentu saja, merespon secara berbeda terhadap pertanyaan ini. Tapi ada sesuatu yang pasti. Hubungan seksual tidak semata-mata tergantung pada penis, tetapi juga pada semangat dan seberapa baik pasangan saling memahami.

Apakah yang dapat dilakukan dengan penis yang besar jika dia tidak tahu bagaimana menggunakannya dan jika dia hanya menggunakannya dengan cara yang salah.

Penis terlalu besar sering tidak berguna

Di sisi lain, ada lagi jajak pendapat pada perempuan yang mengaku penis terlalu besar tidak berguna karena pada kenyataannya mengakibatkan rasa sakit dan ketidaknyamanan, bukan kesenangan. Khususnya dalam seks anal dan oral yang sebenarnya tidak layak dilakukan.

Oleh karena itu sebaiknya laki-laki tidak merasa terintimidasi dengan ukuran penis. Sebaiknya tunjukkan kemampuan seksual Anda dengan cara Anda sendiri. Tidak dengan penis besar tetapi semangat dan dedikasi yang mampu mengalahkan ukuran penis raksasa. Dijamin meski berukuran sedikit kecil, perempuan akan terpuaskan. intimatemedicine.
Bookmark and Share

Hoax – hoax Yang Sampai Sekarang Tersebar & Dipercaya Orang

0 comments

Di Amerika dan Eropa, ada banyak media yang mengkhususkan diri dalam berita parodi atau satir. Media semacam ini mencampuradukkan antara kisah fiktif dengan kisah nyata. Namun, tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan karena mereka menyatakan dengan jelas kalau mereka adalah media parodi dan satir.

Semua pelanggannya mengetahui dengan jelas kalau kisah yang ditampilkan hanya fiksi. Tetapi mereka menganggapnya hanya sebagai sebuah hiburan. Tidak ada yang menganggapnya sebagai kisah yang serius.

Nah, jika kalian menemukan sebuah kisah spektakuler (yang sepertinya mustahil) yang ber dari media-media semacam ini, kalian boleh menganggapnya sebagai hoax. Media parodi yang paling terkenal adalah Weekly World News.

Weekly World News

Majalah yang satu ini sudah berdiri sejak tahun 1979 dan paling banyak menghasilkan hoax yang beredar di Indonesia. Saat ini, edisi cetak majalah ini sudah tidak beredar lagi, namun masih beredar dalam bentuk online.

Salah satu kisah hoax yang dimuat oleh majalah ini dan dianggap sebagai kebenaran adalah kisah mengenai dua penumpang kapal Titanic yang ditemukan puluhan tahun setelah tenggelam tanpa menjadi tua sedikit pun.

Andrew Carlssin - Time Traveler dari tahun 2256

Berita tentang Carlssin itu dimuat di yahoo news. Tetapi masalahnya, yahoo news ternyata mengutipnya dari Weekly World News (WWN).

Bayi naga di dalam toples


Kisah lain dari WWN dan sering dianggap sebagai kebenaran adalah kisah mengenai bayi naga di dalam toples atau pickled dragon. Kisah ini beredar pada Desember 2003 dan disertai dengan sebuah foto.

Disebutkan kalau seorang pria bernama David Hart dari Inggris memiliki bayi naga yang diawetkan di dalam toples di dalam garasi mobilnya di Oxfordshire. Namun, kisah tersebut ternyata cuma hoax karena bayi naga itu sebenarnya adalah sebuah model yang digunakan oleh BBC untuk membuat film dokumenter "Walking with Dinosaurus".


Patung Malaikat berusia 200.000 tahun di bulan


Kisah hoax lain yang ber dari WWN adalah penemuan patung malaikat yang berusia 200.000 tahun di bulan. Bahkan WWN menyertakannya dengan sebuah foto. Jangan heran karena WWN juga membuat foto-foto hoax untuk mendukung beritanya.

Mengapa kita mempercayai berita ini, Padahal bukan national geographic yang memberitakannya?


Bukankah aneh jika sebuah media parodi yang memberitakan penemuan spektakuler seperti ini? Mengapa media besar yang lain tidak memberitakannya?

Ataukah kita mengira pemerintah Amerika telah berkonspirasi meminta semua media besar untuk menutupi penemuan ini dan Weekly World News menjadi satu-satunya media pemberani yang tidak bisa dibungkam?

Ingat, utama sangat penting untuk menilai kebenaran sebuah berita. Kisah penemuan patung malaikat yang berusia 200.000 tahun itu sesungguhnya adalah berita lama yang diambil dari majalah WWN edisi Mei 1995.


Masihkah kalian mempercayainya?

Bahkan ada berita lain yang lebih mengada-ngada dari WWN berkaitan dengan penemuan artefak misterius di bulan, yaitu penemuan janin bayi berusia 200.000 tahun (usianya sama dengan patung malaikat itu). Berita ini dimuat pada edisi februari 1993.


Semakin mengada-ngada?

Tunggu, ada lagi. Lihat contoh-contoh berita lain yang diangkat oleh WWN.

Setelah melihat judul-judul majalah itu, kita akan semakin tertawa geli karena tagline majalah WWN adalah: The world"s only reliable newspaper. What a great sense of humor!

Cina akan meledakkan bulan

Ada kabar yang beredar, pemerintah Cina sedang merencanakan untuk menyingkirkan bulan dengan cara meledakkannya dengan nuklir. Tujuannya supaya bisa mengendalikan cuaca.

Bayangkan betapa konyolnya berita ini! Bulan mau disingkirkan? Kalau bulan disingkirkan, siapa yang akan membantu menerangi malam di bumi?
 
Bookmark and Share