Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan

MATAHARI ADALAH PORTAL (GERBANG DIMENSI) RAKSASA

0 comments

Bagi mereka yang berasal dari dimensi lebih tinggi, Matahari juga dapat berfungsi sebagai pintu keluar masuk menuju tata surya kita. ”Lalu bagaimana bisa mereka tak terbakar oleh api Matahari yang begitu panas?” Ingat, mahluk dimensi lebih tinggi tak sepadat kita yang berada di dimensi 3, tubuh mereka eterik. Mahluk dimensi lebih tinggi atau extraterrestrial (et) keluar masuk portal Matahari dengan pesawat mereka. Pesawat mereka juga eterik. Fenomena ini terbukti dengan banyaknya pesawat et tertangkap kamera SOHO di sekitar Matahari.

Sekilas tentang SOHO, SOHO (Solar & Heliospheric Observatory) adalah satelit buatan konsortium industri Eropa untuk mempelajari Matahari.


Proyek ini adalah hasil kerjasama dari badan antariksa Eropa ESA (European Space Agency) dan Amerika Serikat NASA (National Aeronotics & Space Administration). SOHO sudah mengorbit sejak tahun 1995.


Untuk mengambil gambar Matahari, SOHO menggunakan teknologi LASCO (Large Angle and Spectrometric Coronagraph) & EIT (Extreme ultraviolet Imaging Telescope). LASCO adalah set dari 3  coronagraph telescopes (C1, C2 & C3).  Coronagraph telescope adalah teleskop khusus yang menggunakan sebuah solid disk (“occulter” atau “occulting disk”) untuk menutupi Matahari, memblok sinar Matahari langsung, sehingga memungkinkan kita untuk melihat corona (atmosfir di sekitar Matahari). Gambar berikut adalah contoh gambar yang diambil via LASCO.


Occulter disk dipakai untuk membuat efek gerhana buatan. Occulter pylon adalah lengan yang menahan occulter disk pada tempatnya. Cakram berwarna putih melambangkan Matahari itu sendiri. Selain itu, LASCO juga memiliki fitur coronal streamer dan latar bintang.

Sementara EIT mengambil gambar langsung Matahari. Teleskop ini menggunakan filter khusus yang memungkinkan kita melihat langsung corona dalam berbagai warna. Berikut adalah contoh gambar yang diambil via EIT.

Penampakan spaceship et tertangkap melalui teleskop LASCO & EIT. Berbagai bentuk spaceship terlihat melalui kamera teleskop. Sangat jelas ini bukan asteroid, komet atau jilatan api matahari. Objek yang tertangkap kamera ini, memiliki bentuk sempurna, simetris dan berpendar (pesawat ini disebut lightship). Spaceship yang tertangkap kamera memiliki berbagai macam bentuk seperti piringan, kapsul, segitiga dan V. Ok, tanpa terlalu banyak berteori lagi, biarkan fakta berbicara.

Berikut adalah beberapa dari sekian banyak foto-foto penampakan spaceship et di sekitar Matahari:












Bookmark and Share

14 November Gerhana Matahari Total Akan Menggemparkan Dunia

0 comments

Peneliti mengatakan fenomena gerhana matahari total diprediksi akan melanda wilayah Australia pada 14 November. Fenomena langka tersebut kabarnya justru mendatangkan keuntungan bagi negara setempat, karena banyak turis asing yang ingin menyaksikan gerhana matahari tersebut.

Dilansir International Business Times, Selasa (6/11/2012), sela
in event Melbourne Cup, alasan lain untuk para jetsetters, stargazers serta wisatawan asing untuk pergi ke Australia ialah melihat fenomena gerhana matahari total pada 14 November 2012. Peristiwa alam ini juga akan terjadi satu sejam setelah terbitnya matahari (13 November di Amerika Serikat).

Sektor pengelola pariwisata negara setempat akan mempersiapkan untuk lebih dari 50 ribu wisatawan. NASA juga memfasilitasi dengan menyediakan platform streaming langsung (live-streaming) dan diperkirakan akan diakses oleh 20 juta sampai 300 juta pemirsa di seluruh dunia.

Wikipedia menerangkan, gerhana matahari total pada pertengahan November tahun ini akan dapat terlihat di bagian Australia bagian utara dan bagian selatan Samudera Pasifik. Tepatnya, gerhana matahari ini bisa disaksikan sekira dua menit pada pukul 06:38 waktu Australia dan 20:38 Coordinated Universal Time atau UTC/GMT).

Sementara untuk penampakan gerhana matahari parsial di Indonesia (13 November 2012), situs Earthsky melaporkan gerhana ini akan muncul pada pukul 19:38 UT/GMT dan berakhir di Amerika Selatan pada 14 November pada pukul 00:46 UT.

Gerhana matahari bisa terjadi saat posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari. Dengan demikian, bulan akan menutupi sebagian atau seluruh cahaya matahari yang menuju ke bumi.

Meskipun ukuran bulan lebih kecil, bayangan bulan mampu menutupi dari cahaya matahari sepenuhnya, karena bulan berjarak rata-rata 384.400 kilometer dari bumi. Jarak ini lebih dekat ketimbang matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer. Sumber.

Bookmark and Share

Planet "krypton" Superman Sudah Ditemukan ?

0 comments

Superman boleh saja hanya seorang tokoh fiksi. Namun planet asal manusia super itu ternyata benar-benar ada. Setidaknya itulah klaim seorang astrofisikawan terkemuka, Neil deGrasse Tyson, yang mengaku telah menemukan lokasi persis Planet Krypton, kampung halaman Superman.

"Krypton berada 27,1 juta tahun cahaya dari bumi, tepatnya di selatan konstelasi Corvus (The Crow)," kata Tyson, Direktur Planetarium Hayden di Museum Sejarah Alam Amerika, di New York, Selasa, 6 November 2012.

Planet Krypton mengorbit pada bintang katai merah LHS 2520. Bintang ini lebih dingin dan lebih kecil dari matahari yang dikitari Bumi.

Tyson menelusuri keberadaan Krypton atas permintaan DC Comics-perusahaan yang menerbitkan komik Superman-yang ingin menggarap plot cerita tentang pencarian Superman terhadap tanah kelahirannya. Ia muncul dalam halaman-halaman komik aksi Superman edisi ke-14 berjudul Star Light, Star Bright, membantu pencarian yang dilakukan si manusia super.

"Sebagai penduduk asli Metropolis, saya sangat senang bisa membantu Superman, yang telah melakukan banyak hal untuk kota saya selama bertahun-tahun," kata Tyson.

"Ini adalah tonggak utama dalam mitos Superman yang memberikan tempat di alam semesta bagi pahlawan super kami," kata Dan Didio, Kepala Penerbitan DC Entertainment.

Menurut Dan Didio, penerapan ilmu astrofisika ke dalam cerita akan mengubah posisi Superman dalam sejarah. "Kini para penggemar akan dapat melihat ke langit malam dan berkata, ""Di situlah Superman lahir""," ujarnya.

Rasanya, polah Tyson bisa dibilang astrofisikawan yang konyol. Usahanya ingin mencampur-adukkan fiksi dengan realita. Bagaimana menurut Anda?


Kisah kerja sama Tyson dan Superman menemukan planet Krypton tertuang lengkap dalam komik yang akan terbit 7 November 2012 di Amerika Serikat. Bagi para astronom amatir yang ingin melihat bintang LHS 2520 yang nyata di langit malam, Tyson mempersilakan untuk mengamati lewat teleskop yang ada di Planetarium Hayden.

"Sekarang Superman tampaknya akan tahu persis dari mana dia berasal," ujar Tyson.

Superman lahir di Planet Krytpon. Namun, tak lama setelah lahir, ayah Superman, Jor-El, mengirim si bocah menuju bumi dengan pesawat kapsul khusus, sesaat sebelum kehancuran planet itu. Setelah mendarat di Kansas, Amerika Serikat, Superman dibesarkan sebagai Clark Kent oleh seorang petani dan istrinya. Kent dewasa pindah ke Kota Metropolis dan bekerja sebagai wartawan di harian Daily Planet.


Bookmark and Share

Misteri Galaksi

0 comments

Apa Itu Galaksi?

Istilah galaksi dipakai untuk menyebut sekelompok bintang yang membentuk satu susunan tertentu yang terkonsentrasi ke satu pusat. Pada umumnya galaksi ini terbentuk dari 10 juta tahun sampai 10 trilyun bintang. Makanya jarak sebuah galaksi dari ujung yang satu ke ujung yang lain bisa berkisar antara ribuan hingga ratusan ribu tahun cahaya. Sebagai Obyek penelitian galaksi trmasuk fenomena yang rumit. Pasalnya ruang tempatnya berada (jagat raya) luas tak terbatas. Dari hasil penelitian ke berbagai pelosok jagad raya, diperkirakan galaksi yang ada berjumlah ratusan milyar! itu belum temasuk yang berada pada konstelasi yang sulit diobservasi lantaran jarak yang luar biasa jauhnya.

Bagaimana Galaksi Terbentuk?

Sampai saat ini pembentukan galaksi masih merupkan tanda tanya besar bagi para pakar astronomi. Teori yang muncul terbagi ke dalam 2 kategori besar : top-down serta bottom up. Teori-teori yang termasuk ke dalam kategori top-down biasanya menyebutkan adanya unsur protogalaxy (partikel benda langit) berkelompok membentuk galaksi. Teori ini menyebutkan durasi yang diperlukan sekitar 100 juta tahun. Sedagkan dari teori bottom-up, para astronom meyakini sejumlah bintang yang letaknya berdekatan (globular cluster) menggabungkan diri menjadi satu galaksi

Jenis-Jenis Galaksi

Banyaknya teori yang muncul tentang pembentukan galaksi dilatari oleh bentuk sejumlah galaksi temuan yg berbeda-beda

Elliptical Galaxy


Sesuai namanya galaksi ini terbentuk seperti elips alias bulat lonjong. Galaksi jenis ini diyakini terbentuk sesuai dengan teori globular cluster. Termasuk galaksi jenis ini diantaranya M32 (NGC221), M49 (NGC4472), M60 (NGC4649. Serta M80 (NGC 4486).

Lenticular Galaxy


Struktur galaksi yang satu ini berbentuk seperti disket. Diperkirakan bentuk seperti berasal dari galaksi eliptikal yang energinya mulai melemah. Galaksi jenis ini terdiri atas M84 (NGC4374), M85 (NGC 4382), Serta M102 (NGC5866) atau Spindle.

Spiral Galaxy


Istilah spiral muncul lantaran adanya sekelompok bintang yang menjulur keluar seperti tangan melambai dari arah pusat. Kuatnya gravitasi serta rotasi dari pusat galaksi menyebabkan munculnya bentuk ini. Contohnya M31 (NGC224) atau Andromeda, M33 (NGC598) atau Triangulum.

Barred Spiral Galaxy


Galaksi jenis ini terlihat seperti sebuah sabuk dengan lengan yang melambai pada kedua ujungnya. Perkiraan terbentuknya galaksi ini diawali dengan pembentukan sabuk yang terdiri atas bintang2 berenergi kuat, lalu rotasi pusat membentuk lenganya. Contoh galaksi ini adalah M58 (NGC4579).

Irregular Galaxy


Tidak seperti galaksi lainnya, galaksi ini sulit ditentukan bentuknya. Kadang bisa berbentuk spiral atau elips, atau malah nggak pernah beraturan. Diperkirakan awalnya berbentuk spiral atau elips. Tapi berantakan lagi karena pengaruh gravitasi. Galaksi jenis ini yang paling sering diamati adlh M82 (NGC3034) atau Cigar

Penamaan Galaksi

Cara yang digunakan adalah penggunaan kode M serta NGC. Kode M berasal dari Messier, sedangkan NGC singkatan dari New General Catalogue. Messier berasal dari nama ahli astronomi Perancis bernama Charles Messier (1730-1817) yang gemar mengamati komet. Penamaan galaksi debgan kode M adalah penghormatan atas jasanya menerbitkan katalog obyek langit, termasuk gugusan bintang atau galaksi. Pada tahun 1774 hasil penelitiannya sewaktu mengamati komet. 

Hingga kini katalog tadi udah bertambah hingga galaksi ke-104. Setelah Katalog obyek langit Messier diterbitkan, para astronom amatiran pun jadi ikut²an mencari obyek² serupa. Ternyata yang ditemukan oleh para amatiran ini lebih bnyk lagi, mecapai sekitar 8000 obyek langit. Meski beberapa di antaranya ada yang udah termasuk dalam katalog Messier. Akhirnya katalog hasil penelitian para amatiran ini diterbitkan oleh J.L.E Dreyer, astrronom asal Denmark. Katalog inilah yang kemudian diberi nama NGC.

GALAKSI BIMA SAKTI



Diantara milyaran galaksi yang tersebar di jagad raya, galaksi Milky way mempunyai makna khusus buat umat manusia. Galaksi yang versi Indonesianya adalah Bima Sakti ini merupakan tempat sistem tata surya kita berada. Galaksi Bima Sakti sebagai tempat yang menaungi sistem tata surya kita pertama kali dicetuskan oleh Democritus (450-370 SM), ahli filsuf Yunani.

Kenyataan sistem tata surya berada pada galaksi Bima Sakti menjadi bukti betapa sulit membuktikan kehidupan lain di angkasa luar. Pusat gugusan galaksi yang bentuknya diperkirakan spiral ini aja berdiameter hingga 100 ribu tahun cahaya. Lantas jarak ujung galaksi ke ujung yang lain mencapai 300 ribu tahun cahaya. Ditambah ketebalannya yang sekitar 1000 Thn Cahaya. Tambah pusing lagi di dalam galaksi ini terdapat sekitar 400 Milyar bintang!

Bookmark and Share

Colleen Pinski - Foto Menakjubkan Lelaki Yang Dikelilingi Gerhana Matahari

0 comments
Ini dia yang dinamakan "the right man on the right time and right moment"
Fotografer Colleen Pinski siap untuk perjalanan ke ujung bumi untuk mendapatkan gambar yang menakjubkan dari gerhana matahari. Wanita 27-tahun ini melesat 370 mil untuk menemukan tempat yang sempurna untuk melihatnya setelah hari sebelumnya mengetahui bahwa peristiwa alam yang menakjubkan telah terjadi. Dan foto ini menunjukkan usahanya yang berharga meskipun menghabiskan berjam-jam di mobilnya dari rumahnya di Colorado, Denver, ke Albuquerque, New Mexico.


Setelah Colleen menemukan lokasi yang sempurna ia masih harus menangkap gerhana dari 1.5miles jauhnya. Gambar menakjubkan ini menunjukkan upaya Colleen tidak sia-sia dengan foto yang sempurna dan indah dari seorang anak dibingkai oleh gerhana pada 20 Mei. Colleen mengatakan ia hampir menyerah tetapi terus berusaha karena dia tahu itu akan menjadi kesempatan sekali dalam seumur hidup.

Dia berkata: "Suami saya dan saya menemukan sebuah toko di Denver bahwa kita bisa menyewa lensa foto super pada menit terakhir. Kami juga menyewa sebuah cermin-panas untuk melindungi sensor kamera dan beberapa filter ND. "Kami mengambil waktu berkendara ke Albuquerque, mengambil foto di sepanjang jalan." Gerhana tersebut terjadi pada pukul 7:36 waktu setempat dan kami tiba di sana pada pukul 5:45 dan menemukan lokasi tempat kita bisa menyiapkan peralatan kami.


"Kami menemukan sebuah taman bagus yang kita bisa kita duduki di rumput. Saya hanya melihat layar LCD pada kamera untuk melindungi mata dan tidak langsung ke matahari." Saya menggunakan Canon 7D. "Pada saat gerhanda sedang setengah terjadi seorang pria berjalan tepat di tengah dan terbingkai sempurna untuk diambil fotonya." Aku tidak tahu siapa dia atau apa yang sedang ia pegang, tapi saya pikir itu adalah kertas dengan lubang jarum sehingga ia bisa menonton gerhana.

Bookmark and Share

Bumi Akan Gelap Selama 3 Hari

0 comments

Bumi Akan Gelap Selama 3 Hari - NASA memprediksi bahwa Bumi akan mengalami kegelapan selama 3 hari, dan istilahkan sebagai Blackout. Diperkirakan akan terjadi selama 3 hari yaitu tanggal 23, 24 dan 25 Desember 2012. Peristiwa ini disebabkan karena Posisi semua planet berada sejajar membentuk sebuah garis lurus. Sehingga planet yang berada di balikplanet Pertama (Merkurius) akan terhalang mendapatkan sinar matahari.

Berikut translate kutipan pernyataan NASA mengenaifenomena Blackout tersebut :

Entah benar atau tidak, sebaiknya bersiap"lah, Jangan panik, tetap tenang, dan berdoalah. Ingatlah untuk lebih banyak senyum, lebih banyak mencintai, lebih banyak memaafkan.. setiap hari. Akan lebih baik untuk menghindari perjalanan jauh sepanjang bulan Desember 2012. NASA memperkirakan kegelapan total pada 23-35 Dec 2012 pada saat "sejajarnya alam semesta". Ilmuan US memperkirakan perubahan alam semesta, kegelapan total pada planet (bumi, red) selama 3 hari dimulai pada 23 Des 2012. Ini bukanlah akhir dari dunia, ini adalah "kesejajaran alam semesta", dimana matahari dan bumi akan berada pada satu garis lurus untuk pertama kalinya. Bumi akan bertukar tempat dari dimensi ke 3 ke dimensi 0, lalu bertukar lagi ke dimensi ke 4. Selama perpindahan ini, seluruh alam akan menghadapi perubahan besar, dan kita akan melihat Dunia yang benar" baru. (mungkin dimensi disini lebih ke arah posisi bumi kali yee ) Kegelapan selama 3 hari ini diperkirakan akan terjadi pada tanggal 23, 24 dan 25 Des, Selama kejadian ini terjadi, ketenangan adalah hal yang sangat dibutuhkan, saling peluk satu sama lain, berdoa, dan terus berdoa. Beristirahatlah selama 3 hari ini. Dan mereka yang bertahan akan menghadapi Dunia yang benar" baru ... bagi mereka yang tidak bersiap" akan banyak yang mati karena rasa takut. Berbahagialah, nikmati waktu yang ada mulai dari sekarang. Jangan khawatir, dan berdoalah kepada Tuhan setiap hari. Banyak sekali pembahasan tentang apa yang akan terjadi di tahun 2012, tapi banyak yang tidak percaya, karena mereka takut akan menciptakan kepanikan dan ketakutan pada semua orang. Kita tidak tahu pasti apa yang akan terjadi, tapi saya rasa tidak akan sia" untuk mempercayai NASA tentang persiapan yang harus dilakukan.


Semoga saja ini hanya sebuah ramalan belaka, tetapi jika benar selama 3 hari bumi tanpa sinar matahari tentu akan memicu ketakutan, depresi, halusinasi dan berbagai hal diluar alam pikiran kita. Bukan itu saja, tetapi di perkirakan memicu gempa bumi dan berbagai kejadian alam besar. Sebelumnya planet sejajar ini di prediksi terjadi tanggal 8 September 2012 tetapi hal itu tidak terjadi dan sekarang kembali keluar ramalan baru diperkirakan terjadi tanggal 23 - 25 Desember 2012. Jika benar memang terjadi semoga Tuhan YME selalu menyertai kita semua, aamiin.

Artikel terkait : Ramalan Suku Maya

Bookmark and Share

Mengapa Hanya Satu Sisi Bulan Saja Yang Bisa Kita Lihat Dari Bumi?

0 comments

Periode rotasi Bulan tidak sama denga periode rotasi Bumi. Periode rotasi Bumi adalah 24 jam (1 hari), sementara periode rotasi Bulan adalah 27.3 hari.

Wajah bulan yang dilihat oleh seluruh manusia di Bumi, baik di Indonesia maupun di belahan Bumi lainnya selalu nampak sama.

Mengapa demikian? Wajah Bulan selalu pada sisi yang sama menghadap Bumi karena periode rotasi Bulan sama dengan periode revolusinya (waktu yang dibutuhkan untuk mengitari Bumi). Kenapa kedua periode inibisa sama, disebabkan oleh fenomena yang dinamakan tidal locking atau penguncian pasang/gravitasi.

Fenomena penguncian gravitasi ini adalah fenomena umum dalam sistem gravitasi. Banyak satelit planet-planet lain juga terkunci gravitasi dengan planet induknya.

Kenapa fenomena tidal locking terjadi adalah karena adanya torsi yang diberikan Bumi kepada Bulan, dan Bulan bereaksi dengan menyesuaikan periode rotasinya sehingga tercapai kesetimbangan yaitu saat periode rotasinya sama dengan periode revolusinya.


Mengapa Bulan Berbentuk Sabit?

Fase Bulan (sabit maupun yang lain) terjadi karena kita yang di Bumi mengamati sinar matahari jatuh ke Bulan pada sudut pandang yang berbeda-beda.

Diagram berikut ini menggambarkan bagaimana posisi Bulan relatif terhadap Matahari dan Bumi menghasilkan fase Bulan sebagaimana kita lihat di Bumi.

Bookmark and Share

Patung Buddha Yang Dimiliki Nazi Berasal Dari Luar Angkasa

0 comments

Mungkin kisah ini terdengar seperti plot dalam salah satu film Indiana Jones, namun peneliti Jerman mengatakan bahwa patung Buddha yang dibawa dari Eropa oleh Nazi berasal daribatu meteor yang jatuh ke Bumi 10 ribu tahun lalu di perbatasan Siberia-Mongolia.

Buddha dari luar angkasa ini, atau para peneliti menyebutnya "Iron Man", tak diketahui usianya. Perkiraan terbaik menghitung kemungkinan asal patung ini dari abad 8-10. Pahatan patung ini menggambarkan seorang pria, kemungkinan dewa Buddha, duduk dengan kaki dilipat masuk dan memegang sesuatu di tangan kirinya. Di dadanya ada swastika Buddha, simbol keberuntungan yang kemudian "diambil alih" oleh partai Nazi di Jerman.


"Orang bisa berspekulasi bahwa simbol swastika di patung itu adalah penyebab artefak "Iron Man" meteor ini dibawa ke Jerman," kata peneliti pada 14 September lalu di jurnal Meteoritics & Planetary Science.

Petualangan manusia besi

Manusia besi ini pertama datang ke Jerman setelah ekspedisi Tibet pada 1938-1939 oleh ahli zoologi dan etnologi Ernst Sch=C3=A4fer. Ia dikirim ke daerah tersebut oleh Nazi untuk mencari akar ras Arya. Patung itu kemudian berpindah-pindah pemilik.

Peneliti Universitas Stuttgart Elmar Bucher dan koleganya pertama menganalisis patung tersebut pada 2007, saat pemiliknya saat itu mengizinkan mereka mengambil lima sampel kecil. Pada 2009, tim ini kemudian mendapat kesempatan untuk mengambil sampel lebih banyak lagi dari bagian dalam patung, karena lebih sedikit terkontaminasi cuaca atau sentuhan tangan manusia daripada bagian luar.

Mereka menemukan bahwa patung tersebut dipahat dari batu luar angkasa yang sangat jarang dan dikenal dengan meteorit ataksit. Meteor besi ini memiliki kadar nikel tinggi. Meteor terbesar yang pernah diketahui, meteor Hoba dari Namibia, adalah jenis meteor ataksit yang beratnya bisa lebih dari 60 ton.

Dari luar angkasa

Analisis kimiawi dari sampel patung manusia besi ini menunjukkan kecocokan dengan sebaran dariserpihan batu luar angkasa dari perbatasan Siberia dan Mongolia. Meteorit China memiliki 250 fragmen meteorit, kebanyakan relatif kecil, meski ada dua potongan yang beratnya melebihi 10 kg.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa meteorit Chinga jatuh antara 10 ribu-20 ribu tahun lalu. Penemuan pertama meteor tersebut tercatat pada 1913, namun keberadaan patung tersebut menunjukkan bahwa orang-orang menambang kawasan tersebut untuk materi artistik lama sebelum itu, menurut Buchner.

Identitas pria dalam patung tersebut tak jelas, namun para peneliti memperkirakan ia mungkin adalah dewa Buddha Vaisravana, atau dikenal juga dengan Jambhala. Vaisravana adalah dewa kekayaan atau peperangan, dan ia sering digambarkan memegang lemon (simbol kekayaan) atau kantung uang di tangannya. Manusia besi ini memegang objek yang tak jelas di tangannya.

Patung ini tingginya 24 cm dan beratnya 10,6 kg.Banyak budaya di dunia yang menggunakan besi meteor untuk membuat belati dan bahkan perhiasan, menurut Buchner dan para koleganya, dan pemujaan meteor pun cukup sering terjadi pada budaya kuno.

Namun pahatan Buddha pada meteor tergolong unik."Patung manusia besi ini adalah satu-satunya ilustrasi bentuk manusia yang diketahui dipahat pada meteorit, artinya kita tidak punya perbandingan untuk menentukan nilainya," kata Buchner dalam pernyataan. "Dari usianya saja, kita bisa memperkirakan nilainya mencapai $20 ribu (Rp 191,2 juta). Namun, jika perkiraan kami tentang usianya benar dan hampir seribu tahun usianya, maka patung ini bisa tak ternilai." 

Bookmark and Share

Ditemukan 2 Planet Penuh Alien Diklaim Oleh Astronom

0 comments

Astronom mengklaim telah menemukan dua planet "alien" (asing) yang berputar di sepasang bintang. Astronom mengatakan bahwa sepasang bintang ini merupakan sistem tata surya dengan matahari kembar yang menyerupai dunia fiksi Luke Skywalker (star wars), Tatooine.

Dilansir MSN, Sabtu (1/9/2012), sebagian besar bintang seperti matahari dan planet-planet, termasuk bumi, bukan merupakan bintang yang "lajang". Astronom mengungkapkan bahwa matahari memiliki pasangan yang mengorbit satu sama lain.

Ilmuwan menemukan planet dalam sistem biner, yang disebut planet circumbinary dengan dua matahari seperti Tatooine dalam kisah Star Wars. Untuk menemukan planetastronom menganalisis data dari teleskop luar angkasa Kepler NASA. circumbinary,

Teleskop luar angkasa tersebut telah mendeteksi lebih dari 2.300 potensi planet alien sejak peluncurannya pada Maret 2009. Hingga saat ini, Kepler berhasil mendeteksi empat sistem dengan planet circumbinary, Kepler-16, 34, 35 dan 38.

Ilmuwan kini mengumumkan deteksi dari Kepler-47, yaitu sistem pertama terkait planetplanetnya tersebut, disebut Kepler-47b dan Kepler-47c, yang berdiam sekira 5000 tahun cahaya di konstelasi Cygnus. asing yang melingkari sepasang bintang. Bintang dan

"Kepler-47 menunjukkan kepada kami bahwa bintang biner memiliki kedekatan dengan sistem planet, seperti yang kami lihat di bintang tunggal," ujar peneliti Jerome Orosz di San Diego Sate University kepada SPACE.com.

Menurutnya, Sebagian besar bintang di galaksi berada dalam biner atau beberapa sistem tertinggi. Sehingga, fakta bahwa planet dapat hadir dalam sistem jenis ini adalah penting.

"Jika kami dibatasi untuk mencari planet di sekitar bintang tunggal, kami akan kehilangan sebagian besar bintang di galaksi," pungkasnya.
Bookmark and Share

Cara Membedakan Cahaya Planet dan Bintang di Malam Hari

0 comments

Salah satu obyek paling menarik di langit malam bagi astronom amatir adalah planet-planet besar di tata surya. Paling tidak, ada empat planet utama yang bisa diamati dengan jelas, yakni Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Namun, untuk mengamati planet-planet tersebut, seorang pengamat harus bisa membedakan penampakan planet dan bintang di langit malam. Bagi mata orang awam, seluruh obyek tampak sama, berupa titik cahaya yang bertebaran dilangit dan secara umum disamakan sebagai "bintang".

Padahal, ada perbedaan mendasar antara planet dan bintang. Salah satunya,bintang memancarkan cahaya sendiri (Matahari adalah sebuah bintang), sedangkan planet terlihat bercahaya karena memantulkan cahaya Matahari (seperti Bulan). Ada beberapa cara membedakan planet dan bintang di langit malam dengan mata telanjang tanpa bantuan alat. Setelah mata telanjang bisa mengenali mana planet dan mana bintang, baru orang dapat meneropong planet yang ingin diamati.

Beberapa caranya adalah:
1. Cahaya planet tampak lebih terang dan ukurannya lebih besar dibandingkan dengan bintang. Hal ini karena letak mereka lebih deka dibandingkan dengan jarak bintang. Salah satu contoh planet yang paling mudah ikenali adalah Venus. Biasanya tampak sesaat setelah Matahari tenggelam dan menjelang Matahari terbit. Planet Venus sering disebut "Bintang Fajar" atau"Bintang Kejora" karena cahayanya sangat cemerlang. Adapun planet Mars dapat dikenali dari cahayanya yang berwarna kemerahan.

2. Cahaya bintang tampak berkelap-kelip,sedangkan cahaya planet cenderung tidak berkelap-kelip. Letak bintang sangat jauh dari Bumi sehingga cahaya yang tiba di permukaan Bumi sudah sangat lemah dan mudah terganggu turbulensi udara di atmosfer.Turbulensi udara ini bisa membiaskan atau membelokkan cahaya sehingga cahaya bintang tampak berkelap-kelip. Sedang cahaya dari planet cenderung lebih stabil karena planet lebih dekat sehingga cahaya yang sampai dipermukaan Bumi "lebih banyak". Gangguan turbulensi udara di atmosfer juga tak terlalu berpengaruh.

3. Planet terlihat bergerak terhadap latar belakang bintang-bintang yang lain. Apabila pengamatan dilakukan beberapahari berturut-turut, akan terlihat posisi planet akan berpindah dari hari ke hari (waktu terbit atau tenggelam akan berbeda dari hari ke hari). Hal ini disebabkan gerakan Bumi mengelilingi Matahari sehingga posisi planet-planet itu akan terlihat bergeser pada hari yang berbeda. Karakter ini juga dapat dijadikan patokan untuk membedakan planet dan bintang. Detikmaya.

Bookmark and Share

Ketika Anda Terjerumus ke Black Hole

0 comments

Masih banyak misteri tentang alam semesta. Tentang bagaimana ia diciptakan, berapa persis umur, dan tentang begitu banyak planet yang belum diketahui apa isinya. Salah satu misteri yang juga membuat para ahli penasaran adalah black hole (lubang hitam). Lubang hitam itu dianggap sebagai tempat paling aneh di alam semesta ini.

Lubang hitam itu sangat besar. Lubang utamanya disebut "titik tidak terbatas". Lantaran begitu gelap, bahkan tidak ada cahaya dengan kekuatan berapapun  yang sanggup menyusup. Jadi silahkan membayangkan seberapa gelap lubang rakasasa itu.

Para pakar astrofisika menjelaskan keadaan lubang hitam itu dengan memberi pengandaian. Charles Liu, misalnya, menjelaskan bahwa jika masuk ke sana, badan Anda akan menjadi seperti pasta gigi yang keluar dari dalam kemasan. Jadi, katanya, lubang itu tentu bukan tempat tujuan wisata.

Ilmuwan yang bekerja untuk Planetarium Hayden Amerika Serikat ini mengatakan ketika obyek melintasi lubang hitam itu, maka dia akan mengalami dampak gaya pasang surut seperti di bumi. Kekuatan gravitasi menurun sesuai jarak. Bulan akan ditarik lebih dekat ke sisi bumi dengan keras.

Hasilnya, bumi condong ke arah bulan. Bumi bergerak. Karena tanah begitu kokoh maka kita yang berpijak di atasnya tidak merasakan gerakan itu. Tapi air  yang ada dipermukaan laut akan mengalir. "Itulah interaksi pasang surut air laut," ujar Liu.

Apa yang akan terjadi apabila Anda terjerumus lubang hitam? Tubuh menjadi spaghetti
Nah pasang surut air laut itu menjadi peristiwa biasa saja. Tapi, manusia masuk ke lubang hitam? Berbeda. Di sekitar lubang hitam yang seukuran bumi ini, skala gaya pasang surut akan berkali lipat. Bagian atas kepala Anda akan ditarik paksa hingga terus memanjang.

"Sir Martin Rees (ahli astrofisika Inggris) menyebutnya fenomena ini 'spaghettification'. Anda akan menjadi aliran partikel subatomik yang berputar-putar ke dalam lubang hitam," urai Liu seperti dikutip dari laman Lifeslittlemysteries.com. Otak Anda akan terpisah dari atom penyusunnya seketika. Tapi, Anda punya sedikit waktu untuk melihat isi lubang hitam raksasa itu.

Kematian di bagian lubang hitam yang terbesar justru tidak terlalu menyiksa karena permukaannya kurang ekstrim. Lubang seukuran tata surya ini memiliki gaya pasang surut yang tidak terlalu kuat. 

"Pertama-tama, Anda mendekati kecepatan cahaya saat jatuh ke lubang hitam. Semakin cepat Anda bergerak di luar angkasa, semakin lambat Anda bergerak melalui ruang, semakin lambat Anda bergerak melalui waktu," terang Liu. 

Ketika Anda jatuh, banyak benda yang jatuh di depan Anda yang mengalami "penundaan waktu". Apabila Anda menengok ke depan lubang hitam, obyek yang Anda lihat telah jatuh sebelumnya. Menengok ke depan, Anda menatap obyek yang akan jatuh di belakang Anda. 

"Jadi, Anda akan melihat seluruh sejarah alam semesta secara bersamaan. Dari masa Big Bang hingga masa depan," ujar Liu. Sumber.

Artikel terkait : Black Hole Dalam Al Qur'an

Bookmark and Share

Komputer Saku Bangsa Islam Di Abad Pertengahan

0 comments

Bangsa-bangsa Islam di abad pertengahan ternyata sudah punya "komputer ajaib" yang bisa membantu mengetahui waktu dan posisi benda-benda di angkasa, membantu dalam pelayaran, mempertahakan keakuratan kalender, memperkirakan gerhana, bahkan mengukur bumi.

Komputer ini umumnya tidak besar, bentuknya bundar seperti jam saku dengan diameter 15 cm saja (ada beberapa yang dibuat dalam skala besar). Astrolab, demikian namanya. 


Astrolab merupakan peranti astronomi yang paling penting sebelum era teleskop muncul. Ilmuwan abad pertengahan di Timur Tengah, khususnya bangsa Islam telah menggunakan alat ini untuk berbagai hal, seperti tertulis di awal artikel.

Astrolab secara prinsip sebenarnya sudah ada sejak sekitar 150 SM. Namun, bentuk fisiknya baru muncul kira-kira 400 M. Alat ini menjadi bagian penting di periode Islam sejak tahun 800 M.

Astrolab terdiri dari sebuah model langit yang tertera pada lempeng logam melingkar. Di sekliling lingkar luar lempeng logam itu terukir skala derajat, atau kadang penanda waktu. Jarum penunjuk yang bisa diputar (alidad) digunakan untuk menentukan ketinggian suatu bintang ketika peranti ini diangkat setinggi lengan yang teracung. Hasilnya kemudian terbaca pada ukuran berskala.


Dengan astrolab ini, penggunannya juga bisa mengenali bintang-bintang, memprediksi kapan matahari terbit dan tenggelam setiap hari, menentukan jarak ke Mekah, menyurvei tanah, menghitung tinggi objek, hingga.... berlayar!

Tak heran, bangsa-bangsa Islam masa itu menjadi petualang tangguh baik di darat atau laut. Lewat merekalah, akhirnya astrolab diperkenalkan kepada bangsa Eropa melalui Spanyol (Moor).

Meskipun bangsa Yunani dulu sudah meyakini bentuk bumi adalah bulat, entah mengapa pada perkembangannya bangsa-bangsa di Eropa lebih menerima pendapat soal bumi yang datar. Mata mereka mulai terbuka setelah Copernicus dan Galileo-Galilei memberi pembuktian soal bumi bulat.

Padahal dalam Perjanjian Lama, kitab suci umat Kristen sendiri sudah menulis tentang bumi itu bulat. Demikian juga Quran meyakini bentuk bumi pun bulat.

Ilmuwan-ilmuwan muslim membukitkan iman mereka dengan penyelidikan lanjut, diantaranya melalui astrolab ini.

Sekitar abad 9 M, saat bangsa Islam menguasai separuh dunia, naskah-naskah ilmiah seperti karya astronom Yunani Ptolemeus diterjemahkan ke bahasa Arab. Dinasti Abbasiyah juga mendapatkan naskah-naskah Sansekerta yang kaya akan informasi tentang matematika, astronomi, dan ilmu pengetahuan lainnya.Observatorium juga banyak dibangun di kota-kota tempat peradaban Islam berada. Di tempat ini, para ilmuwan memiliki berbagai alat paling canggih masa itu seperti astrolab, kuadran, sekstan, dan jam matahari.

Penetapan Mekah sebagai kiblat mendorong cendikiawan Muslim mempelajari ilmu falak. Sejak abad 13, banyak masjid dibangun memperkerjakan seorang astronom profesional (muwaqqit) sehingga bisa menentukan arah kiblat secara tepat. Lagi-lagi, komputer saku astrolab jadi panduan utama.

idak itu saja, ilmuwan Muslim bisa menentukan tanggal dan hari-hari raya untuk ibadah berdasar pengamatan pada peredaran bulan dan matahari, dan mereka juga bisa membantu orang yang akan naik haji merencanakan rute perjalanan paling efisien ke Mekah.Ini satu contoh ilmu mutakhir yang hingga kini diakui kebenarannya: 

Tahun 1031, Abu Raihan al-Biruni sudah menyebutkan kemungkinan bahwa planet-planet berotasi mengikuti orbit yang elips, bukan bulat.

Mengukur Bumi

Ekspansi Islam ke berbagai belahan bumi menciptakan pembuatan peta bumi ini, termasuk pembuatan globe. Para pembuat peta berupaya keras melakukan pengukuran yang akurat.

Khalifah al-Makmun pernah mengutus dua tim survei ke Gurun Siria dilengkapi astrolab serta tongkat dan tali pengukur. Dua tim tersebut berjalan berlawan arah hingga mereka mengamati satu derajat perubahan ketinggian Bintang Utara. Hasil perhitungan mereka menunjukkan bahwa jarak yang mereka tempuh sama dengan satu derajat garis Lintang, atau 1/360 keliling bumi.

Monumen astrolab di Dubai / sciencephoto.com

Jadi, setelah dikalkulasi, keliling bumi dari kutub ke kutub adalah 37,369 kiometer. Perhitungan ini sangat mendekati dengan hasil teknologi modern jaman sekarang, yakni 40,008 kilometer!

Maka kesimpulannya, tak menutup kemungkinan bila peradaban bangsa Islam saat jaya dulu menyebar hingga ke ujung-ujung bumi, dan bahkan (boleh jadi) sampai ke Amerika. Sumber.

Bookmark and Share