Tampilkan postingan dengan label Matahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matahari. Tampilkan semua postingan

MATAHARI ADALAH PORTAL (GERBANG DIMENSI) RAKSASA

0 comments

Bagi mereka yang berasal dari dimensi lebih tinggi, Matahari juga dapat berfungsi sebagai pintu keluar masuk menuju tata surya kita. ”Lalu bagaimana bisa mereka tak terbakar oleh api Matahari yang begitu panas?” Ingat, mahluk dimensi lebih tinggi tak sepadat kita yang berada di dimensi 3, tubuh mereka eterik. Mahluk dimensi lebih tinggi atau extraterrestrial (et) keluar masuk portal Matahari dengan pesawat mereka. Pesawat mereka juga eterik. Fenomena ini terbukti dengan banyaknya pesawat et tertangkap kamera SOHO di sekitar Matahari.

Sekilas tentang SOHO, SOHO (Solar & Heliospheric Observatory) adalah satelit buatan konsortium industri Eropa untuk mempelajari Matahari.


Proyek ini adalah hasil kerjasama dari badan antariksa Eropa ESA (European Space Agency) dan Amerika Serikat NASA (National Aeronotics & Space Administration). SOHO sudah mengorbit sejak tahun 1995.


Untuk mengambil gambar Matahari, SOHO menggunakan teknologi LASCO (Large Angle and Spectrometric Coronagraph) & EIT (Extreme ultraviolet Imaging Telescope). LASCO adalah set dari 3  coronagraph telescopes (C1, C2 & C3).  Coronagraph telescope adalah teleskop khusus yang menggunakan sebuah solid disk (“occulter” atau “occulting disk”) untuk menutupi Matahari, memblok sinar Matahari langsung, sehingga memungkinkan kita untuk melihat corona (atmosfir di sekitar Matahari). Gambar berikut adalah contoh gambar yang diambil via LASCO.


Occulter disk dipakai untuk membuat efek gerhana buatan. Occulter pylon adalah lengan yang menahan occulter disk pada tempatnya. Cakram berwarna putih melambangkan Matahari itu sendiri. Selain itu, LASCO juga memiliki fitur coronal streamer dan latar bintang.

Sementara EIT mengambil gambar langsung Matahari. Teleskop ini menggunakan filter khusus yang memungkinkan kita melihat langsung corona dalam berbagai warna. Berikut adalah contoh gambar yang diambil via EIT.

Penampakan spaceship et tertangkap melalui teleskop LASCO & EIT. Berbagai bentuk spaceship terlihat melalui kamera teleskop. Sangat jelas ini bukan asteroid, komet atau jilatan api matahari. Objek yang tertangkap kamera ini, memiliki bentuk sempurna, simetris dan berpendar (pesawat ini disebut lightship). Spaceship yang tertangkap kamera memiliki berbagai macam bentuk seperti piringan, kapsul, segitiga dan V. Ok, tanpa terlalu banyak berteori lagi, biarkan fakta berbicara.

Berikut adalah beberapa dari sekian banyak foto-foto penampakan spaceship et di sekitar Matahari:












Bookmark and Share

Colleen Pinski - Foto Menakjubkan Lelaki Yang Dikelilingi Gerhana Matahari

0 comments
Ini dia yang dinamakan "the right man on the right time and right moment"
Fotografer Colleen Pinski siap untuk perjalanan ke ujung bumi untuk mendapatkan gambar yang menakjubkan dari gerhana matahari. Wanita 27-tahun ini melesat 370 mil untuk menemukan tempat yang sempurna untuk melihatnya setelah hari sebelumnya mengetahui bahwa peristiwa alam yang menakjubkan telah terjadi. Dan foto ini menunjukkan usahanya yang berharga meskipun menghabiskan berjam-jam di mobilnya dari rumahnya di Colorado, Denver, ke Albuquerque, New Mexico.


Setelah Colleen menemukan lokasi yang sempurna ia masih harus menangkap gerhana dari 1.5miles jauhnya. Gambar menakjubkan ini menunjukkan upaya Colleen tidak sia-sia dengan foto yang sempurna dan indah dari seorang anak dibingkai oleh gerhana pada 20 Mei. Colleen mengatakan ia hampir menyerah tetapi terus berusaha karena dia tahu itu akan menjadi kesempatan sekali dalam seumur hidup.

Dia berkata: "Suami saya dan saya menemukan sebuah toko di Denver bahwa kita bisa menyewa lensa foto super pada menit terakhir. Kami juga menyewa sebuah cermin-panas untuk melindungi sensor kamera dan beberapa filter ND. "Kami mengambil waktu berkendara ke Albuquerque, mengambil foto di sepanjang jalan." Gerhana tersebut terjadi pada pukul 7:36 waktu setempat dan kami tiba di sana pada pukul 5:45 dan menemukan lokasi tempat kita bisa menyiapkan peralatan kami.


"Kami menemukan sebuah taman bagus yang kita bisa kita duduki di rumput. Saya hanya melihat layar LCD pada kamera untuk melindungi mata dan tidak langsung ke matahari." Saya menggunakan Canon 7D. "Pada saat gerhanda sedang setengah terjadi seorang pria berjalan tepat di tengah dan terbingkai sempurna untuk diambil fotonya." Aku tidak tahu siapa dia atau apa yang sedang ia pegang, tapi saya pikir itu adalah kertas dengan lubang jarum sehingga ia bisa menonton gerhana.

Bookmark and Share

Segi Tiga Raksasa pada Matahari

0 comments

Pada pertengahan bulan Maret lalu pihak NASA dibuat bingung dengan penampakan 'segitiga' raksasa pada Matahari. Sampai sekarang belum bisa dipastikan fenomena apakah itu.

Menurut berita di beberapa media 'UFO' fenomena itu adalah penampakan gerbang* Mothership / Kapal induk alien. karena dibeberapa waktu lalu ada selentingan yang menyatakan Matahari adalah suatu "Gerbang Bintang" antar dimensi. Sumber.

Artifak Suku Maya Yang Berhubungan Dengan Alien

Artifak Suku Maya yang berhubungan dengan  Alien
Bookmark and Share

Inilah Takdir Bumi

0 comments

Jika manusia bisa bertahan dari kekeringan 90 tahun dan konsekuensi menakutkan perubahan iklim, maka takdir Bumi hanya satu. Seperti apa nasib Bumi?

Jika obat antitua pun berhasil dikembangkan dan membuat manusia bisa hidup miliaran tahun, maka pada akhirnya Bumi akan terpanggang bersama penghuninya. Saat matahari masuk fase raksasa merah, Bumi otomatis akan terpanggang dan menguap.

Ada satu lagi kemungkinan alami lainnya, kesempatannya sekitar 1:100.000. Yakni, di saat matahari mulai kehilangan massanya, maka gravitasi yang ‘mencengkeram’ planet hunian manusia ini pun turut menghilang.

Alhasil, Bumi akan hilang di luar angkasa menjadi planet tak bermatahari yang bergerak tanpa tujuan di malam gelap dan dingin. Saat itu juga, manusia yang ada akan membeku.

Menurut penulis sains senior Robert Roy Britt, terdapat beberapa ide cemerlang menjaga agar spesies manusia terus ada.

Termasuk, pindah ke Mars atau planet lain saat manusia berhasil mengembangkan teknologi yang tepat untuk itu. Atau, secara teori, manusia bisa ‘menarik’ sebuah asteroid dan menggunakan gravitasinya untuk mendorong Bumi ke lingkar orbit yang lebih jauh dari matahari.

Menurut penulis senior ini, bulan tak bisa diharapkan. Pasalnya, di masa depan nanti, perhitungan menunjukkan, bulan akan hancur dengan sendirinya sebelum Bumi menguap.

DAPET DUIT SEMBARI FACEBOOK'AN
Bookmark and Share

Zaman Es Diprediksi Akan Kembali Terjadi

0 comments

Sejumlah astronom meyakini, Bumi kemungkinan akan memasuki ‘Jaman es kecil’ pada tahun-tahun mendatang akibat Berkurangnya Aktivitas Matahari.

Aktivitas sunspot, dengan siklus 11 tahunan akan mencapai puncak pada 2013, setelah itu aktivitasnya akan mulai meyusut sedikit demi sedikit.
Namun sejumlah astronom berpendapat aktivitas berikutnya akan kurang intensif dibandingkan dengan biasanya atau akan tanpa aktivitas sama sekali.
Hal ini dapat mempengaruhi cuaca di Bumi karena rendahnya aktivitas matahari terkait suhu global yang rendah di masa lalu.

Antara 1645 dan 1715 hampir tidak ada sunspot teramati, suatu periode matahari yang dikenal sebagai Maunder Minimum.

Selama dekade tersebut wilayah Eropa seringkali dilanda musim dingin ekstrem, atau dikenal sebagai ‘Jaman Es Kecil’.



Meski tidak ada bukti konlusif tentang hal ini, namun sebagian ilmuwan meyakini peristiwa tersebut.

Sunspot adalah bidang gelap permukaan matahari, yang disebabkan oleh kuatnya aktivitas magnetik yang mengacaukan arus normal gas panas.

Paradoknya, ketika terdapat sebagian besar sunspot, hempasan matahari secara kesuluruhan—yang disebut radiasi matahari total juga pada titik tertinggi.

Tiga penelitian yang disajikan pada pertemuan American Astronomical Society divisi ilmu fisika matahari, semua menunjuk ke arah penurunan aktivitas sunspot pada beberapa dekade mendatang.

Seperti dilansir Telegraph (15/6), Frank Hill dari National Solar Observatory di New Meksiko, yang bekerja pada salah satu penelitian ini mengatakan, “Fakta bahwa ada tiga garis terpisah dari bukti yang seluruhnya mengarah pada arah sama yang sangat memaksa.”

Namun Joanna Haigh, ilmuwan fisika atmosfir pada Imperial College London, mengatakan pemanasan global dapat juga berefek pendinginan pada iklim Bumi.



Ia mengatakan, “Karya ini menunjukkan bahwa aktivitas matahari kemungkinan akan memasuki suatu periode perubahan yang panjang—sebuah Grand Minimum, mirip dengan peristiwa yang terjadi pada akhir abad 17.”

Selama periode tersebut temperatur di barat laut Eropa sekitar 1C lebih rendah dari normal dan 0,5C lebih rendah dari rata-rata global.
Namun, ia mengingatkan, “Jika prediksi ini benar, efek pemanasan global akan melampaui kemampuan matahari untuk mendinginkan bahkan dalam skenario paling dingan sekalipun.”

“Dan dalam hal apapun, efek pendinginan ini hanya bersifat sementara. Ketika aktivitas matahari normal kembali, gas rumah kaca tidak akan pernah lenyap.”

Artikel Terkait :

Akankah kita mengalami zaman es?

Bookmark and Share

2012 Aktivitas Matahari Mulai Menurun

0 comments

Para pakar yakin bahwa matahari sedang menuju ke masa nonaktif pertama sejak abad ke-17.

Dari tiga penelitian yang baru-baru ini dipublikasikan, para pakar yakin bahwa siklus bintik matahari akan berkurang dan menuju ke masa nonaktif pertama sejak abad ke-17 lalu.

Selama bertahun-tahun terakhir, ilmuwan memperkirakan bahwa Matahari akan mencapai solar maximum atau periode di mana lidah api dan bintik matahari akan mencapai aktivitas puncaknya di tahun 2012 mendatang. Namun belakangan, sejumlah kalangan memprediksi sebaliknya.

Dari tiga penelitian yang baru-baru ini dipublikasikan, para pakar yakin bahwa siklus bintik matahari akan berkurang dan menuju ke masa nonaktif pertama sejak abad ke-17 lalu.

Menurut pakar dari National Solar Observatory (NSO) dan Air Force Research Laboratory, tanda-tanda yang sudah tampak adalah hilangnya aliran semburan api, bintik-bintik yang memudar, dan penurunan aktivitas di kawasan kutub Matahari.

“Ini merupakan temuan yang sangat tidak lazim dan tidak diduga-duga,” kata Frank Hill, Associate Director Solar Synoptic Network NSO, seperti dikutip dari News24, 16 Juni 2011.

Namun demikian, Hill menyebutkan, faktanya, ada 3 penelitian menggunakan pendekatan yang sangat berbeda terhadap Matahari, menyimpulkan satu hal yang sama. “Ini merupakan indikasi yang sangat kuat bahwa siklus bintik Matahari akan menuju ke hibernasi,” ucapnya.

Seperti diketahui, aktivitas Matahari cenderung naik turun setiap sekitar 11 tahun. Solar maximum dan solar minimum yang masing-masing menandai perbalikan kutub mangnet Matahari terjadi setiap 22 tahun.

Para pakar kini menganalisa apakah periode non aktif ini merupakan Maunder Minimum, yakni periode di mana Matahari jarang memunculkan bintiknya dan bisa berlangsung selama 70 tahun. Sebelum ini, Maunder Minimum pernah terjadi pada tahun 1645 sampai 1715 lalu.

“Jika perkiraan kami benar, ini mungkin akan menjadi solar maximum terakhir yang akan kita lihat dalam beberapa dekade ke depan,” kata Hill. “Itu akan mempengaruhi berbagai hal, mulai dari penjelajahan angkasa luar sampai ke perubahan iklim di Bumi,” ucapnya.

Hasil temuan ketiga penelitian yang berbeda itu sendiri diumumkan pada pertemuan tahunan Solar Physics Division dari American Astronomical Society di New Mexico, Amerika Serikat.

• VIVAnews
Bookmark and Share