SONIC BOOM



Indonesian Space Research

Sering kita mendengar istilah Supersonic, biasanya kata supersonic ini berkaitan dengan kecepatan suatu pesawat terbang. Apa itu supersonic ? Supersonic adalah kecepatan di atas kecepatan suara, yang kira-kira 343 m/d (1.087 kaki/detik), 761 mpj, 1225 kpj, di udara pada permukaan laut. Kecepatan lima kali di atas kecepatan suara disebut Hipersonic.
Fenomena ini pertama kali ditemukan oleh ilmuwan dari institut Max Planck untuk Riset Logam di Stuttgart, Markus J. Beuhler & Huajian Gao.

Nah, yang akan kita bahas sekarag ini bukanlah supersonic tapi, apa yang ditimbulkan oleh benda-benda yang mempunyai kecepatan supersonic, yaitu SONIC BOOM.
Sonic boom adalah istilah bagi gelombang kejut di udara yang dapat ditangkap oleh telinga manusia. Istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk kepada kejutan yang disebabkan pesawat-pesawat supersonic. Saat pesawat terbang melebihi kecepatan suara, muncullah gelombang kejut pada bagian tertentu pesawat. Gelombang kejut adalah daerah di udara dimana terjadi perubahan tekanan,temperatur dan densitas udara secara dadakan. 
Gelombang kejut ini merambat dalam bentuk kerucut dan bisa sampai ke permukaan tanah, membuat pekak dan memecahkan kaca-kaca. Karena itu biasanya pesawat berkecepatan supersonic [klik untuk melihat videonya] tidak terbang di atas permukiman penduduk. 

 Indonesian Space Research
Klik untuk melihat videonya,via YouTube
Solar Dynamics Observatory Launch, Feb 11, 2010 HD VERSION A sun dog is a prismatic bright spot in the sky caused by sun shining through ice crystals. The Atlas V rocket exceeded the speed of sound in this layer of ice crystals, making the shock wave visible from the ground. The announcer can be heard in the video saying, "The vehicle is now supersonic."


Indonesian Space Research

Indonesian Space Research




Gelombang kejut yang di tampilkan pada foto dan video di atas sangatlah fantastis, dibarengi dengan suara pesawat saat mencapai kecepatan supersonic.




RED:KLIK UNTUK MELIHAT VIDEO

Sumber : Wikipedia, YouTube






Bookmark and Share

0 comments:

Poskan Komentar