Kejawen - Iri, dengki dan sirik

Mengapa Seorang Kejawen Sejati tidak mungkin untuk Iri dan Dengki?

Hal ini sebenarnya dikarenakan tahapan-tahapan Olah Roso. Pada tahap Olah Roso II (Segitiga Interaksi Diri), aliran ketulusan yang baik untuk orang lain, sebenarnya mengalir pula pada ketulusan kepada diri kita sendiri.

Sehingga jika Anda melihat orang atau tetangga Anda yang berhasil dengan sudut pandang dengki, maka berarti Anda pun mendoakan diri Anda sendiri untuk tidak berhasil.

Oleh karenanya, sebagai Seorang Kejawen, untuk mencapai Ketulusan Hati, perlu menerapkan Segitiga Interaksi Diri, sebagai hal yang inheren dalam prilaku sehari-hari.

Dalam Olah Roso III, saya tidak akan menjelaskannya proses pencapaiannya, hal tersebut akan Anda dapatkan sendiri, ketika Anda sudah melewati tahap Cognintif, dan Affektif, dalam menerapkan SID (Segitiga Interaksi Diri), atau Anda sudah sampai tahap motorik dalam berprilaku Segitiga Interaksi Diri.

Karena Olah Roso III, akan dapat membahayakan diri Anda dan Orang Lain, jika Anda salah menerapkannya.

Sebagai gambaran Olah Roso III tetap bukan Kanduragan atau Kanuragan. Karena Olah Roso III, dilatihnya tidak dengan gerakan apapun layaknya ilmu bela diri. Olah Roso III, akan datang pada waktunya, jika Anda benar-benar menghayati Agami Jawi dengan Tulus dan Ikhlas.

Bookmark and Share

0 comments:

Poskan Komentar