Jangan Salahkan Kucing Tentang Toxoplasma


Kata toxon yang berarti bulan sabit dan gondii yang berarti rodensia, adalah protozoa yang menyebabkan toxoplasmosis yaitu penyakit yang dapat menyebabkan gangguan kehamilan (perkembangan janin) pada semua mamalia. Secara epidemiologi Toxoplasma tersebar secara luas dari daerah Alaska sampai Australia (umumnya daerah yang panas memiliki kelembaban tinggi dan dataran rendah). 

Toxoplasma diperkirakan telah menyerang 20-80 % populasi manusia di dunia, merupakan penyakit zoonotik nomer satu akibat jangkauan penularan dan dampak yang ditimbulkannya. 

Apabila seseorang terserang toxoplasmosis maka rentan baginya untuk melahirkan seorang anak dalam keadaan cacat misal (hidrocephalus, kelainan pada saraf, mata, kelainan pada otak, paru-paru, mata, telinga, terganggunya fungsi motorik, dll), bukan hanya wanita yang harus diperiksa positif toxoplasma atau tidak tapi pria juga karena sperma bisa saja mengandung toxoplasma. 

Toxoplasma menyerang kucing dan biasanya masyarakat umum sering menyalahkan kucing sebagai satu-satunya penyebar toxoplasma. Ternyata tidak seperti itu, Kucing bukanlah satu-satunya penyebar toxoplasma yang dapat menginfeksi manusia. 

Selain Kucing, mamalia lain dapat menjadi pembawa toxoplasma yang menyebabkan toxoplasmosis ini (seperti kambing, sapi, dll), karena protozoa ini tidak memiliki host spesifik dan bersifat obligat seluler. Berikut adalah sarana penyebaran Toxoplasma yang dapat menyerang ke manusia selain kucing : 

1. Daging sapi, domba, kambing. Jika ada pertanyaan : saya kan ga memelihara kucing? kok kena toxoplasma?
Jawabnya : Toxoplasma dapat masuk ke tubuh manusia melalui daging. Daging sapi, domba, kambing dapat menyebarkan toxoplasma ke manusia yang memakannya apalagi daging yang dimakan mentah atau setengah matang (sate) walaupun sate sudah dipanggang tapi bagian dalam sate masih setengah matang. Mengapa daging menjadi salah satu penyebar toxoplasma, karena sapi, kambing, atau domba yang di potong positif mengandung toxoplasma akibat memakan rumput yang terdapat ookista (telur kista) dari Toxoplasma.

2. Tranfusi darah.
Jika ada pertanyaan : saya kan ga memelihara kucing dan saya ga makan daging sapi, domba dan sebagainya apa saya masih bisa terkena toxoplasma?
Jawabnya : bisa salah satunya melalui tranfusi darah, toxoplasma yang masuk ketubuh manusia dapat menempati sistim sirkulasi darah, jika kita ditranfusikan darah oleh orang yang terkena toxoplasmosis maka bisa jadi kita akan positif terjangkit toxoplasmosis.

3. Sayuran.
Jika ada pertanyaan : saya ga memelihara kucing, saya ga makan daging, saya ga pernah sakit dan di tranfusi darah, saya kan vegetarian kok masih kena toxoplasmosis?
Jawabnya : toxoplasma bisa menyebar kelingkungan melalui feses,  kucing liar atau makhluk mamalia sekitar kita dapat menjadi penyebar toxoplasma ke lingkungan, sayuran tercemar toxoplasma dari feses yang mengandung ookista toxoplasma menyebabkan orang yang memakannya dapat terkena toxoplasmosis.

4. Kecoa dan Lalat, sebagai vektor mekanis hewan ini dapat menyebarkan ookista toxoplasma ke lingkungan kita, kecoa dan lalat punya kebiasaan hinggap pada tempat-tempat kotor sehingga rentan menjadi pembawa toxoplasma yang menempel di kaki-kakinya.

Oleh Karena penyebaran toxoplasma sangat luas dan berada disekitar tempat tinggal kita maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah : 

1. Perawatan Kucing dilakukan secara benar terutama penangan feses kucing, jangan sembarangan membuang fese kucing ke lingkungan.

2. Jangan beri kucing daging mentah agar toxoplasma tidak menyerang kucing. Pada manusia : 

1. Budaya Higiene pangan dan Higiene Personal artinya menjaga kebersihan diri sebelum dan sesudah melakukan aktifitas.

2. Jangan sering makan daging setengah matang, atau yang tidak dimasak secara benar.

3. Cucilah sayuran dan buah-buahan sebelum di makan.

4. Jika anda sering berdekatan dengan kucing dan anda belum positif terserang toxoplasma vaksinlah diri anda dengan vaksin TORCH (vaksin toxoplasma, rubella, cmv, herpes) untuk mecegah parasit toxo masuk ke tubuh.

5. Kepada ibu-ibu hamil diharapkan menjaga pola makan dan apa yang dimakan.. pastikan semuanya aman dan jangan makan daging setengah matang. Dengan menjaga kesehatan diri dan lingkungan kemungkinan penularan toxoplasma ke tubuh dapat diperkecil..jadi jangan salahkan kucing, jika anda terserang toxoplasma. Karena banyak cara bagi toxoplasma masuk ke tubuh anda. Toxoplasma bisa diobati namun sulit dan membutuhkan waktu yang lama. Indonesian Space Research.


Bookmark and Share

0 comments:

Posting Komentar