Satrio Piningit dan Masa Depan Indonesia


Siapa Satrio Paningit Ratu Adil dimaksud?
Resume acara Sarasehan Poros Langit Nuswantara
Tgl 31/1/12 di Gd KTNA oleh 30 padepokan
Tema: Menyongsong Kejayaan Nusantara oleh Ki Ageng Jenar Kolondono 

Oleh: Bayu Putra Baru Klinthing

Siapa Satrio Paningit Ratu adil? Semua orang berhak atas Gelar Satrio Paningit, karena di tubuhnya terdapat Sembilan Lubang dan sebagai makhluk sosial. Arti per sub kata: Sat= 6, tri= 3, paningit= menyembunyikan. Sembilan jalur akses ke dunia/Babakan Howo Songo.
  1. Dalam khasanah Jawa kalimat di atas sangat akrab diucapkan orang-orang tua. “Kalau kepingin menjadi manusia yang berbudi luhur, harus bisa Njogo Babakan Howo Songo.” Apa yang dimaksud Lubang Hawa Sembilan itu? Itulah jalan keburukan yang ada pada diri kita. Jalan itu berjumlah sembilan.
  2. Arti secara Meditasi/semedi Babakan Howo Songo  sat=6, tri=3, paningit= menutup, cara membaca dari belakang seperti sandi asmosatrio paningit=MENUTUP 9 pintu/lubang= 2 hidung, 2 telinga,2 mata,2 lubang di bawah, lubang mulut… meditasi fokus di lubang ke sepuluh/antara dua alis mata/netra shiva/mata dewa….menjadi satrio paningit membuka mata ketiga.
  3. Arti secara Lingkungan sosial masyarakat Ratu Adil merupakan adil dan tanggung jawab terhadap keluarga, lingkungan sekitar, desa, kecamatan, kabupaten, dst.
Pengendalian Babakan Howo Songo berarti Keadilan 9 lubang pada tubuh kita yaitu: dua mata, dua telinga,  dua lubang hidung, satu mulut, lubang kelamin dan lubang dubur. Itu adalah lubang jalannya hawa pada tubuh kita. Dari lubang-lubang tersebut kita sering berbuat aniaya terhadap diri sendiri. Jika kita terlalu memanjakan sembilan lubang tadi, kita akan jauh dari budi luhur. Menjadi manusia yang buruk perangainya.

Ramalan Joyoboyo kedelapan Kembalinya Sabdo Palon. Percepatan Jongko Joyoboyo kira-kira 43 tahun, Ternyata dipicu oleh Keserakahan dan Kapitalisme, ditandai dengan Letusan Merapi 25 Oktober 2010. Letak Percepatan Jongko Joyoboyo Ketika Sabda Palon bilang 500 tahun maka yg dimaksud adalah 500 tahun saka.

  • Satu tahun saka Jawa= 420 hari, maka 500 tahun saka jawa= 500 x 420 hari dibagi 365 hari (setahun kabisat)= 575.3425 tahun masehi. SIRNA ILANG KERTHANING BHUMI (SIRNA: 0, ILANG: 0, KERTHA: 4, BHUMI: 1 = 1400) Saka adalah 1400 saka. Jadi kembali nya 1400 saka= 1400 +78 (saka ke kabisat)= 1478 Masehi.
  • 500 tahun saka berarti 575 tahun Masehi, jadi 1478 masehi + 575.34 tahun= 2053 Masehi.
  • Kembalinya Sabda Palon 2010 saat meletus Gunung Merapi. Artinya ada percepatan sejarah sebesar 43 tahun yaitu 2053 -2010 = 43.34 tahun.
Kita Sudah masuk Siklus 500 tahunan Salah Satu Tanda-tanda kemunculan Ratu Adil/ Kemakmuran: Banyak anak muda menjadi Pejabat. Dari Jangka Jayabaya, Pethikan Serat Tangan Pangkur:

1. Sedulur ilang kangene, wong lanang ninggal lanange, wong wadhon ilang wirange, saenggon-enggon akeh ratu apung gawane pating belasak, wong nonoman akeh kang dadi mantri Bupati lan punggawane.

(Kelak di kemudian hari, Jawa tinggal separo, belanda tinggal dua, saudara kehilangan rasa rindunya, laki-laki meninggalkan sifat kelelakiannya, perempuan tidak punya rasa malu lagi, di mana-mana banyak ditemukan pemimpin palsu, kerjaannya tidak karuan, anak muda-mudi banyak yang menjadi pejabat.)

2. Sajabane tanah Jawa ana perang gedhe, saenggon-enggon ana pailan, pageblug, rupa-rupa sangsarane, bebaya warna-warna, wong-wong padha mangan watu, mangan wedhi, omben-omben peresan blonthong, wong wadhon akeh kang kolu endhonge dhewe (incest, english), amarga saka rusuhe wong lanang wadon akeh kang ketaman lelara bubrah paribasane jaman edan. 

(Di luar Jawa ada peperangan (konflik) besar, di mana-mana terjadi kejahatan dan pembunuhan, beraneka ragam kesengsaraan dan mara bahaya, orang-orang pada makan batu, makan pasir, minum tirisan busuk, perempuan tega makan rahimnya sendiri, sebab saking rusuhnya laki-laki perempuan banyak terserang penyakit rusak, ibaratnya zaman gila, jika tidak ikut gila maka tidak akan kebagian, tetapi yang seperti itu orang tidak memiliki iman.)

3. Nanging piweling ingsun, diawas dieling, jejegna imanira, turuten gustinira ratu adil panetep panata gama. Golekana gegamane sing nganti ketemu, turuten dalane, ngetutburia saparane, lumebuwa paribasaning wadya balane, ora suwe bakal katon tanda-tandhane rawuhing ratunira ngagem kamulyan gedhe, rawuhe liar kilat kairingake bala “malekat” mayuta-yuta cacahe, ngadeg payunge kuning, tegese bang-bang wetan karepe, wus ndungkap paletheking papadhang. 

(Tetapi pesanku, waspadalah dan ingatlah, tegakkan imanmu, jadilah pengikut Ratu Adil penegak kebenaran. Carilah ‘senjatanya’ (trisula wedha; tentang budi pekerti luhur) sampai ketemu, ikuti jalannya kemanapun perginya, jadilah, ibaratnya sebagai pasukannya Ratu Adil, tidak lama akan tampak tanda tanda datangnya ratumu yang mendapat kemuliaan agung, datangnya tiba-tiba secepat kilat, diiringi berjuta-juta “malaikat” Izrail (berjuta leluhur bumi nusantara), berdiri dengan payung kuning (kebenaran sejati), maknanya ‘bang-bang’ timur (gerakan dari wilayah timur nusantara-baladewa), maka terbitlah sinar yang terang. ARTINYA JAWA TIMUR menjadi GEOPOLITIK NUSANTARA, siapa menguasai JAWA TIMUR AKAN MENGUASAI NUSANTARA, seperti dalam Teori Rimlan (Eropa Barat dan Asia Tenggara) akan lebih besar pengaruhnya dalam pencaturan politik dunia. Kedepan EROPA BARAT akan HANCUR, maka tinggal INDONESIA pusat GeoPolitik ASIA TANGGARA. Teori NUSANTARA menjadi mercusuar dunia adalah benar menurut Prof.Nicholas John Spykman (1893–1943) Ahli kebijakan Luar Negeri USA, Brg siapa menguasai Rimland akan menguasai Dunia. Atau yang mendiami Rimland berhak menentukan Nasib Dunia.) Sumber.

Bookmark and Share

0 comments:

Poskan Komentar