GENGHIS KHAN

Genghis Khan Membunuh 1.748.000 Orang Dalam 1 Jam

Sejarah memang tak bisa ditebak, begitu pula dengan Mongol. Siapa menyangka Mongol yang sebelum abad ke-13 didera konflik antarsuku bisa menjadi bangsa yang disegani dan mampu menundukkan beberapa negara tetangga? Tentu saja, di balik keberhasilan penaklukan itu terdapat tangan yang begitu telaten menghimpun keterberaian. Itulah tangan Jengis Khan!  

Selain dikenang karena kehebatannya, sosok yang dianggap manusia setengah dewa oleh bangsa Mongol ini juga terkenal ambisius, tamak, serakah, tak mengenal belas kasihan. Tentu saja, penilaian tersebut tak seratus persen benar, meski juga tidak sepenuhnya salah.

Karena namanya kembali populer, mengakibatkan banyak orang penasaran tentang Genghis Khan. Apakah dia orang yang tidak beradab dan haus darah, atau jujur dan adil?
Meskipun pemerintahannya tidak meninggalkan artefak yang nyata, seperti seperti bangunan-bangunan ataupun benda-benda seni, apakah Genghis Khan seorang yang pintar berdiplomasi, toleransi dalam beragama, memberi hak yang sama kepada wanita? Dan bagaimana dengan cerita-cerita berdarah yang dikaitkan dengan nama Genghis Khan?


Mungkin tidak ada tokoh lainnya yang bisa menandingi Genghis Khan dalam hal kematian yang disebabkan langsung olehnya. Satu dari banyak daftar perbuatannya yang paling mencengangkan adalah : Genghis Khan diceritakan telah membunuh 1,748,000 dalam satu jam….

Angka 1.748.000 sebenarnya adalah jumlah populasi disebuah kota di Persia yang dinamakan Nishapur. Kota ini berlokasi di tempat yang sekarang bernama Iran adalah kota yang ramai pada masa Khan. Dan selama penjelajahannya ke wilayah barat, setelah berhasil menundukkan Cina, Nishapur menjadi salah satu target Khan berikutnya.

Genghis Khan yang berarti “Penguasa Dunia” diambil dari bahasa Altaic, bahasa asli Mongol. Biasanya, orang yang menyerah, dikenakan ampunan oleh Genghis Khan dan dibiarkan hidup. Rakyat jelata banyak yang dibiarkan hidup ketika penguasa mereka dihukum mati. Lain halnya bagi yang berani melawan.

Di Nishapur, menantu kesayangan Khan, Toquchar, tewas oleh panah orang Nishapur. Mendengar hal ini Putri Khan sangat terpukul, dan memohon untuk setiap orang yang ada di Nishapur dibunuh. Pasukan Khan yang dipimpin oleh anak bungsunya melakukan tugasnya yang keji. Wanita, anak-anak, bayi, dan bahkan anjing dan kucing semuanya dibunuh. Khawatir masih adanya orang yang masih hidup, diduga putri Khan meminta untuk setiap tubuh orang Nishapur dipenggal kepalanya lalu tengkoraknya dikumpulkan membentuk piramid. Piramid yang terbuat dari tengkorak orang-orang Nishapura itu pun jadi dalam 10 hari.



Berapa banyak orang yang mati di Nishapur memang masih dipertanyakan jumlahnya secara tepat. Tidak ada bukti bahwa Genghis Khan ada di kota itu ketika peristiwa itu terjadi. Tidak jelas juga mengapa lagenda mengatakan peristiwa itu terjadi hanya dalam waktu satu jam. Dan kabar 1.75 juta orang mati dalam peristiwa itu juga masih buram. Bagaimanapun, banyak orang mati ditangan Genghis Khan atau anak buahnya. Genghis Khan meraih apa yang ingin dia raih. Dan selama perjalanan dan seleranya terhadap wanita, sebuah penelitian di tahun 2003 menemukan bahwa sebanyak 16 juta orang hidup sekarang atau sekitar 0,5 persen dari populasi global adalah keturunan dari Khan.

Wikipedia
Bookmark and Share

0 comments:

Poskan Komentar