Tulang Berumur 10.000 Tahun

Tulang Berumur 10.000 Tahun Ditemukan Di Mexico

The 10,000-year-old boy's bones found in an underwater Mexican cave that could rewrite the history of the Americas

Penemuan tulang berjenis kelamin laki-laki berumur 10.000 tahun ditemukan di dasar sungai dalam sebuah goa di Mexico, yang mana ini dapat memutar balikan atau me'refresh sejarah bangsa Amerika.



Tulang sisa-sisa yang ditemukan itu diberi nama Hol Chan Muda. berumur lebih dari 10.000 tahun dan termasuk dalam penemuan tulang manusia tertua di Amerika. Para ilmuwan berharap bisa menemukan kembali jalur dari awal peradaban manusia melalui tulang tersebut.




Penemuan tulang-tulang itu ditemukan oleh dua penyelam Jerman pada tahun 2006 pada saat mereka meyelam untuk meneliti gua yang terbentuk karena amblasan tanah atau Sinkhole di Mexico yang dinamakan Cenote

Antropolog dari National Automonous University of Mexico berfikir bahwa tulang itu sengaja diletakan di situ pada saat upacara pemakaman sekitar akhir zaman Pleistocene, tempat itu berada di 488 kaki di bawah permukaan laut saat ini.








Beberapa ilmuwan percaya bahwa orang-orang Clovis menyeberang ke Amerika dari Asia sekitar 14.000 tahun yang lalu.

Bookmark and Share

0 comments:

Poskan Komentar