Wadi Usfan - Perlintasan Para Nabi


Setiap nabi dan rasul senantiasa sering melakukan perjalanan ke sejumlah daerah. Hal itu dilakukan untuk menyebarkan dakwah Islam dan juga melaksanakan salah satu dari perintah Allah. Salah satu lokasi yang sering menjadi perlintasan para nabi dan rasul adalah Wadi (Lembah) Usfan.

Ibnu Katsir dalam kitabnya Qishash al-Anbiyaa` (Kisah para Nabi-nabi), mengutip hadis dengan sanad yang sahih dan diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasai, dan Imam Ahmad bin Hanbali dari Ibnu Abbas RA, bahwa Rasulullah SAW pernah bertanya kepada Abu Bakar, saat melintasi lembah (wadi) Usfan (Asafan).

“Wahai Abu Bakar, lembah apakah ini?” Abu Bakar menjawab; “Lembah Usfan.” Rasul SAW bersabda: “(Nabi) Hud dan Saleh AS pernah melewati (melintasi) lembah ini di atas unta merah yang tali kendalinya terbuat dari serabut. Pakaian mereka berupa jubah, baju luarnya terbuat dari bulu yang bergaris-garis. Mereka mengucapkan talbiyah dan melaksanakan ibadah haji di Baitul ‘Atiq (ka’bah).”

Sebuah mobil sedang melintasi jalur Usfan. (dok. virtualtourist.com)
Riwayat lain menyebutkan, tempat tersebut juga dilintasi oleh Nabi Nuh, Hud, dan Ibrahim. Ibnu Katsir menjelaskan, hadis yang menyebutkan lembah tersebut dilewati oleh Nabi Nuh, Hud, dan Ibrahim ini, sanadnya lemah (dhaif).
Dalam kitab Mu’jam al-Buldan(Kumpulan Negeri-negeri) karya Hamawi al-Yaquti, sebagaimana dikutip Sami bin Abdullah al-Maghluts dalam kitabnya Athlas Tarikh al-Anbiyaa` wa ar-Rusul (Atlas Sejarah Nabi dan Rasul), lembah atau Wadi Usfan ini, pernah dilewati oleh sedikitnya sekitar 70 orang nabi dan rasul.

Dalam salah satu sabdanya, Rasul SAW pernah mengatakan, bahwa jumlah Nabi yang diutus oleh Allah SWT sebanyak 124 ribu orang, sedangkan rasul berjumlah 313 orang. Demikian disebutkan oleh Syekh Ahmad Marzuqy dalam kitabnya Aqidah al-Awwam yang juga dikutip oleh Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Jawi al-Bantani dalam Nur Az-Zhalam (Cahaya dalam Kegelapan).
Syauqi Abu Khalil dalam kitabnya Athlas Hadits menjelaskan, lembah Asafan atau Wadi Usfan ini terletak sekitar 84 kilometer dari Makkah ke arah Madinah. Jalan ini terdiri atas 13 marhalah hingga sampai ke daerah al-Musaijid, as-Sayyalah, dan Madinah.

Bila dari Makkah menuju Madinah, letak Wadi Usfan berada di antara Hudaibiyah dan Faidah. Sedangkan dari Madinah menuju Makkah, lokasinya berada setelah Al-Musaijid, Badar, al-Muraisi, dan Khulaish.


Di sebut dengan Wadi Usfan yang berarti lembah yang ada di padang pasir dan tanpa petunjuk jalan. Secara bahasa, Usfan berasal dari kata ‘asafa al-mafazahyang berarti dia tersesat di padang pasir. Maksudnya, dia melalui padang pasir itu tanpa petunjuk dan tujuan.  Bila tak berhati-hati, besar kemungkinan akan tersesat. Lokasi ini di namakan Usfan karena daerah tersebut aliran air di dalamnya tidak beraturan. Ia terletak di antara al-Juhfah dan Makkah Al-Mukarramah.
Bookmark and Share

0 comments:

Poskan Komentar