Nama Soekarno Di Mata Dunia


Tokoh revolusi dunia, Che Guevara sangat mengidolakan presiden republik indonesia yang pertama : Ir Soekarno, memang tidak banyak yang mengenal siapa sosok dengan nama lengkap Ernesto Guevara de la Serna ini. Sekedar informasi aja, Che Guevara adalah seorang tokoh revolusi yang berasal dari negara cuba.

Bangsa indonesia harus bangga mempunyai pemimpin Soekarno, nama beliau bukan hanya di kenal di Asean saja, tetapi nama beliau juga harum di mata masyarakat KONGO ( Benua Afrika ) , Korea utara, RRC, bahkan negara sebesar Uni Soviet, Inggris, Australia, dan Amerika pun mengagumi beliau.













Negara cuba dan Indonesia mempunyai hubungan sangat baik sejak pemerintahan Soekarno dan sampai sekarang hubungan itu masih tetap terjaga. Di masa pemerintahan beliau, Soekarno banyak membantu negara-negara terjajah di dunia. Negara yang sangat kawatir dengan kemajuan indonesia saat itu adalah negara Amerika Serikat. Mereka takut negara indonesia bisa maju dan bisa menyaingi mereka. Berbagai cara pun di lakukan Amerika untuk menghancurkan negara ini.

Kebanggaan masa lalu Indonesia tinggal kenangan saja, sekarang boro-boro negara ini membantu bangsa lain, untuk membangun jati dirinya saja bangsa Indonesia sudak tidak mampu. Seharusnya sekarang kita harus mampu memperbaiki bangsa ini dengan sempurna. Apalagi sekarang banyak politisi-politisi yang handal juga banyak insinyur-insinyur yang mampu membangun negara ini.

Kita tidak perlu bukti untuk mengetahui bangsa ini dahulu sangat besar, tapi kita perlu buktikan diri untuk kedepannya Indonesia mampu menjadi bangsa yang besar tanpa meminta dan mengemis ke bangsa lain.Sebagai wujud kecintaan negara Cuba yang di pimpin oleh Fidel Castro terhadap Presiden Soekarno beberapa tahun yang lalu, tepatnya sekitar tahun 2008. Pemerintahnya membuat perangko yang bergambar soekarno dan tokoh revolusi dunia Ernesto Che Guevara.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai pejuang-pejuangnya, kita sebagai bangsa yang mempunyai sejarah dunia, harusnya malu terhadap bangsa lain, yang justru mencintai pejuang-pejuang kita.
Bookmark and Share

0 comments:

Poskan Komentar