3 "Batu Keramat" Hentikan Pembangunan Tol

Alat berat yang berusaha memindahkan atau menghancurkan justru rusak
Tiga onggok batu besar menghentikan pembangunan jalan tol Gempol-Pandaan di Pasuruan, Jawa Timur. Ketiganya mumbul di bekas area persawahan di lokasi pembangunan di Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. 

Karena memiliki bentuk unik, tiga batu itu diberi nama oleh warga setempat. Yang bentuknya mirip kursi disebut "batu kursi". Yang atasnya rata, dianggap mirip sajadah, disebut "batu sholatan". Adapun yang terakhir, disebut "batu bedug" karena bentuknya bulat. 

Tak ayal, kabar mistis soal "batu keramat" pun meruap. Buntutnya, ratusan warga ramai-ramai mendatangi lokasi temuan batu "Gunung Sholatan". Sebagian warga meyakini tiga batu itu bertuah. Ada yang berteori lokasi itu adalah bekas tempat salat para wali nan keramat. Bahkan, merebak juga cerita tentang seorang anak yang pingsan di kawasan itu dan baru sembuh setelah diobati paranormal.

"Ada batu di tengah jalan, nggak bisa minggir, berdekatan dengan Sholatan," kata salah satu warga, Sarmun, kepada tvOne

Entah mengapa--belum dijelaskan secara ilmiah--usaha para pekerja jalan tol memindahkan atau menghancurkan batu-batu itu tak juga menemui hasil. Alih-alih batu yang hancur, justru alat berat seperti eskavator dan buldoser yang rusak. 

"Nggak tahu masalahnya, alat berat itu nggak bisa dipakai," tambah Sarmun, yang percaya Batu Sholatan itu mahagaib dan tak bakal bisa dipindahkan. Sumber.


Penasaran? Tonton videonya
Bookmark and Share

0 comments:

Poskan Komentar